BEJ Berencana Buka Perdagangan Obligasi pada Tahun 2005

BEJ Berencana Buka Perdagangan Obligasi pada Tahun 2005

- detikFinance
Kamis, 14 Okt 2004 13:53 WIB
Jakarta - BEJ berencana melakukan perdagangan obligasi pada tahun 2005. Saat ini BEJ mulai menyiapkan sistem perdagangan semua produk, baik saham, produk derivatif, dan obligasi.Demikian disampaikan Dirut Bursa Efek Jakarta (BEJ) Erry Firmansyah usai RUPSLB BEJ, di Hotel Mid Plaza, Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (14/10/2004)."Kalau memungkinkan, perdagangan obligsi tahun 2005 itu kita lakukan. Tapi dengan syarat ada peraturan yang memungkinkan. Jika tidak kita menunggu demutualisasi di mana bursa akan disatukan BEJ dan BES (Bursa Efek Surabaya), sehingga semua produk bisa diperdagangkan," kata Erry.Erry menjelaskan, saat ini sistem mesin yang ada di BEJ hanya mengakomodasi transaksi saham. Di mana untuk perdagangan kontrak opsi saham (KOS), BEJ juga harus membuat sistem baru. Maka itu, sambung Erry, untuk tahun 2005 BEJ akan mengeluarkan biaya investasi senilai Rp 48,6 miliar. Dana ini akan digunakan untuk investasi tambahan mesin baru. Termasuk untuk transaksi derivatif dan perdagangan obligasi."Kita bukan mati-matian ingin memperdagangkan obligasi. Tapi sistemnya dibuat dulu itu hanya untuk mengantisipasi saja. Kalau nanti peraturannya tidak memungkinkan, itu tidak apa-apa," ungkap Erry.Seperti diketahui, saat ini perdagangan obligasi hanya bisa dilakukan di BES, termasuk beberapa jenis produk derivatif. Namun sejak 6 Oktober 2004, BEJ juga mulai melakukan perdagangan produk derivatif dengan diluncurkannya KOS. BEJ juga berencana memperdagangkan obligasi untuk memperbesar pangsa pasarnya. (djo/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads