Menutup perdagangan, Jumat (10/5/2013), IHSG naik 16,602 poin (0,33%) ke level 5.105,937. Sementara Indeks LQ45 menguat 2,103 poin (0,24%) ke level 861,473.
Wall Street menutup akhir pekan dengan positif. Indeks Dow Jones dan S&P 500 kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini, IHSG diperkirakan akan konsolidasi dulu, selain posisinya yang sudah tinggi juga minim sentimen. Aksi beli diprediksi bisa mendorong IHSG menguat terbatas.
Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 menanjak 181,11 poin (1,24%) ke level 14.788,65. Β
- Indeks KOSPI menipis 0,70 poin (0,04%) ke level 1.944,05. Β
Rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG pada perdagangan terakhir pekan lalu ditutup menguat dan mencatat rekor tertinggi baru. Kenaikan IHSG didorong oleh ekspektasi akan semakin besarnya kepastian akan kebijakan pemerintah terakit BBM. Selain dari dalam negeri, faktor eksternal yang cukup mempengaruhi pergerakan indeks terutama pada penutupan adalah menguatnya bursa Eropa pada pembukaan perdagangan Jumat lalu. Kenaikan bursa Eropa terutama didukung oleh data ekspor Jerman yang tumbuh sebagai sinyal bahwa negara tersebut mulai berada dalam fase pemulihan. Selain itu, dari AS tercatat data klaim tunjangan pengangguran yang bagus (terendah dlm 5 tahun). Mengawali pekan ini kami proyeksikan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas. Meski mencatat rekor baru akan tetapi pekan ini indeks akan cenderung sepi dari sentimen positif. Investor juga masih wait and see akan langkah pemerintah terkait kebijakan BBM bersubsidi. Sebelumnya dua lembaga pemeringkat internasional sudah mengeluarkan peringatan terkait penundaan harga BBM. Kisaran support-resistance hari ini 5.085-5.120. Saham pilihan : GGRM, SMGR, KIJA, BTPN.
eTrading Securities
Pada perdagangan akhir pekan lalu, IHSG ditutup naik +16.60 poin (+0.33%) ke 5,105.94 dengan jumlah transaksi sebanyak 12 juta lot atau setara dengan Rp12.6 triliun.
Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (-0.95%), sektor basic-industries (+0.25%), sektor construction and property (+0.89%), sektor consumer goods (-0.01%), sektor finance (+0.34%), sektor infrastructure (+0.26%), sektor mining (-0.56%), sektor misc-industries (+1.14%), dan sektor trade (+0.68%).
Tercatat sebanyak 144 saham mengalami penguatan, 123 saham mengalami penurunan, 96 saham tidak mengalami perubahan dan 108 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Saham-saham yang menempati top gainers a.l. ASII (+1.41%), GGRM (+3.36%), SMGR (+2.15%), LPPF (+6.18%), dan BBRI (+0.54%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. SMCB (-5.63%), UNVR (-0.72%), ICBP (-2.09%), INDF (-2.04%), dan PGAS (-0.79%).
Asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp63 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. BMTR, TLKM, PWON, ASRI, dan GGRM. Mata uang Rupiah terdepresiasi 9,737 per Dollar AS.
Secara teknikal kenaikan IHSG akhir pekan lalu menghasilkan sinyal golden cross pada indikator MACD. Oleh karena itu untuk hari ini diperkirakan IHSG kembali akan menguat. Dengan support 5,050 dan resistance 5,150. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah : CTRP, GGRM, SMGR.
(ang/ang)











































