Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 9.735 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 9.730 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG turun tipis 4,038 poin (0,08%) ke level 5.101,899. Sedangkan Indeks LQ45 menipis 1,013 poin (0,12%) ke level 860,460.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hampir seluruh indeks sektoral di lantai bursa terkena koreksi, kecuali sektor agrikultur dan konstruksi yang masih bertahan di zona hijau. Saham-saham unggulan yang sudah naik tinggi mulai terhempas akibat profit taking.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG terkoreksi 15,600 poin (0,31%) ke level 5.090,549. Sementara Indeks LQ45 terpangkas 4,607 poin (0,53%) ke level 856,866.
Akhir pekan lalu, IHSG naik 16,602 poin (0,33%) ke level 5.105,937. Sementara Indeks LQ45 menguat 2,103 poin (0,24%) ke level 861,473.
Sedangkan Wall Street menutup akhir pekan dengan positif. Indeks Dow Jones dan S&P 500 kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa.
Bursa-bursa di regional membuka perdagangan awal pekan dengan bergerak mixed. Bursa saham Jepang menguat paling tinggi dengan pertumbuhan hampir dua persen.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia di pagi hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai melemah 4,63 poin (0,21%) ke level 2.242,20. Â
- Indeks Hang Seng turun 202,49 poin (0,87%) ke level 23.118,73. Â
- Indeks Nikkei 225 melonjak 202,21 poin (1,38%) ke level 14.809,75. Â
- Indeks Straits Times naik tipis 1,25 poin (0,04%) ke level 3.445,02.











































