Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup
per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.735 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG berkurang 0,117 poin (0,01%) ke level 5.054,511 belum berhenti terkoreksi setelah memasuki area jenuh beli. Aksi jual kembali terjadi membuat terkena koreksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan, IHSG turun tipis 4,151 poin (0,08%) ke level 5.050,477. Indeks bergerak datar dalam rentang yang tipis karena investor menahan diri menunggu pengumuman BI Rate alias tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia (BI).
Akhirnya BI masih setia menahan suku bunga acuannya di level 5,75%. BI telah menahan BI Rate ini selama 1 tahun lebih.
Indeks sempat jatuh hingga ke posisi terendahnya hari ini di level 5.037,405 sebelum akhirnya balik arah ke zona hijau setelah ada aksi borong saham jelang penutupan perdagangan.
Menutup perdagangan, Selasa (14/5/2013), IHSG naik 27,312 poin (0,54%) ke level 5.081,940. Sementara Indeks LQ45 menguat 5,792 poin (0,68%) ke level 856,867.
Saham-saham bank yang sudah terpangkas mulai diincar investor, indeks sektor finansial pun melaju 0,92%. Begitu juga denagn saham-saham berbasis konsumer yang memimpin penguatan bursa.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 144.860 kali pada volume 5,253 miliar lembar saham senilai Rp 6,166 triliun. Sebanyak 140 saham naik, sisanya 122 saham turun, dan 97 saham stagnan.
Mayoritas bursa-bursa di Asia jatuh ke zona merah sore hari ini, hanya bursa saham Singapura yang berhasil bertahan di teritori positif. Melambatnya pertumbuhan ekonomi China menjadi sentimen negatif bagi pelaku pasar regional.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional hingga sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai anjlok 24,91 poin (1,11%) ke level 2.217,01. Â
- Indeks Hang Seng melemah 59,53 poin (0,26%) ke level 22.930,28. Â
- Indeks Nikkei 225 turun 23,79 poin (0,16%) ke level 14.758,42. Â
- Indeks Straits Times naik tipis 2,88 poin (0,08%) ke level 3.431,84. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Gowa Makassar (GWTD) naik Rp 1.650 ke Rp 10.100, Goodyear (GDYR) naik Rp 1.150 ke Rp 24.300, Merck (MERK) naik Rp 1.000 ke Rp 225.000, dan Century Textille (CNTX) naik Rp 1.000 ke Rp 7.500.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.450 ke Rp 32.850, Sarana Menara (TOWR) turun Rp 550 ke Rp 25.450, Matahari (LPPF) turun Rp 450 ke Rp 13.150, dan Lippo Insurance (LPGI) turun Rp 350 ke Rp 2.700.
(ang/dru)










































