Mengakhiri perdagangan, Rabu (15/5/2013), IHSG ditutup naik tipis 7,940 poin (0,16%) ke level 5.089,880. Sementara Indeks LQ45 bertambah 0,020 poin (0,01%) ke level 856,887.
Semalam, Wall Street belum berhenti reli, membuat Dow Jones dan S&P mencetak rekor baru lagi. Penguatan kali ini disokong saham-saham teknologi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada pertengahan perdagangan, Dow Jones sempat menyentuh posisi intraday tertinggi sepanjang masa di 15.301,34, sementara S&P 500 di 1.661,49.
Hari ini, IHSG diperkirakan akan konsolidasi dulu. Namun IHSG juga bisa bergerak mixed dengan kecenderungan menguat didorong sentimen dari pasar global.
Pergerakan bursa-bursa di regional pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melemah 15,12 poin (0,10%) ke level 15.080,91.
- Indeks KOSPI menanjak 12,53 poin (0,64%) ke level 1.983,79. Β
Rekomendasi saham untuk perdagangan hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG kemarin ditutup menguat tipis. Naiknya indeks didorong oleh sentimen positif dari bursa regional dimana sehari sebelumnya Dow Jones ditutup menembus rekor baru menyusul optimisme akan pertumbuhan ekonomi. Small business confidence April Amerika naik ke level tertinggi sejak 6 bulan terakhir. Perlambatan pertumbuhan ekonomi China setidaknya dapat ditutupi oleh semakin membaiknya ekonomi AS. JP Morgan menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi China utk Q2 dari 8 menjadi 7.8 sedangkan utk 2013 dari 7.8 menjadi 7.6. Disisi lain kami melihat pasar juga masih menanti dampak dari kenaikan harga BBM yang rencananya akan dilakukan akhir bulan ini. Hari ini kami proyeksikan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas. Kisaran support-resistance 5.072-5.109.
eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup naik +7.94 poin (+0.16%) ke 5,089.88 dengan jumlah transaksi sebanyak 8.5 juta lot atau setara dengan Rp5.4 triliun.
Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (+0.78%), sektor basic-industries (+0.80%), sektor construction and property (+0.53%), sektor consumer goods (+0.71%), sektor finance (-0.24%), sektor infrastructure (+0.52%), sektor mining (-1.65%), sektor misc-industries (-0.08%), dan sektor trade (+0.17%).
Tercatat sebanyak 146 saham mengalami penguatan, 112 saham mengalami penurunan, 115 saham tidak mengalami perubahan dan 98 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Saham-saham yang menempati top gainers a.l. PGAS (+2.46%), BMTR (+7.07%), GGRM (+1.80%), INTP (+1.79%), dan BTPN (+4.81%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. ADRO (-5.22%), BBNI (-1.82%), ITMG (-4.11%), BBRI (-0.54%), dan UNTR (-1.47%).
Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp330 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. TLKM, BMRI, PTBA, BBRI, dan SMGR. Mata uang Rupiah terapresiasi 9,748 per Dollar AS.
Secara teknikal kenaikan tipis IHSG kemarin mengindikasikan IHSG masih dalam masa konsolidasi. Hal ini terlihat dari price action intraday yang membentuk sideways formation. Untuk hari ini diperkirakan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Dengan support 5,050 dan resistance 5,115. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: ADES, INKP, ULTJ.
(ang/ang)











































