Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan di posisi Rp 9.745 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 1,685 poin (0,03%) ke level 5.091,565. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 0,423 poin (0,05%) ke level 857,310.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham lapis dua jadi sasaran aksi beli selektif, berbeda dengan saham komoditas yang terkena koreksi. Rata-rata sektor industri di lantai bursa berhasil menghijau.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, menguat tipis 6,372 poin (0,13%) ke level 5.096,252. Sementara Indeks LQ45 bertambah 0,883 poin (0,10%) ke level 857,770.
Kemarin, IHSG naik tipis 7 poin berkat aksi beli di saham-saham lapis dua. Koreksi saham-saham unggulan menghambat penguatan bursa.
Wall Street belum berhenti reli, membuat Dow Jones dan S&P mencetak rekor baru lagi. Penguatan kali ini disokong saham-saham teknologi.
Bursa-bursa regional bergerak mixed pagi hari ini meski dapat sentimen positif dari pasar global. Posisinya yang rata-rata sudah tinggi dimanfaatkan investor untuk mengambil untung.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik 7,79 poin (0,35%) ke level 2.224,80. Â
- Indeks Hang Seng melemah 65,50 poin (0,28%) ke level 22.978,74. Â
- Indeks Nikkei 225 turun 18,26 poin (0,12%) ke level 15.077,77. Â
- Indeks Straits Times menguat 3,06 poin (0,09%) ke level 3.444,59.











































