Menutup perdagangan, Kamis (16/5/2013), IHSG turun 11,202 poin (0,22%) ke level 5.078,678. Sementara Indeks LQ45 melemah 0,815 poin (0,10%) ke level 856,072.
Reli Wall Street akhirnya berhenti juga. Setelah berkali-kali cetak rekor, bursa Paman Sam harus melemah, gara-gara komentar The Federal Reserve yang berencana menghentikan program stimulus pertengahan tahun nanti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini, IHSG diperkirakan melanjutkan koreksi yang sudah terjadi kemarin menyusul sentimen negatif dari pasar global. Posisi IHSG sudah cukup tinggi untuk terkena profit taking.
Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melemah 20,89 poin (0,14%) ke level 15.016,35. Â
- Indeks Straits Times naik 10,75 poin (0,31%) ke level 3.452,28. Â
Rekomendasi saham untuk perdagangan hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG kemarin ditutup melemah setelah sepanjang perdagangan berada di area positif. Bursa regional sendiri kemarin bergerak mixed meski mendapat sentimen positif dari pertumbuhan GDP Jepang yang diatas ekspektasi. Pada awal sesi perdagangan kemarin, indeks tampak menguat merespon masuknya beberapa saham ke dalam MSCI. Disisi lain,kami melihat minimnya sentiment positif dalam negeri membuat investor melakukan aksi profit taking pada menjelang penutupan perdagangan. Hari ini kami proyeksikan IHSG akan bergerak konsolidasi dengan kecenderungan melemah. Kisaran support-resistance 5.045-5.092.
eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup turun -11.20 poin (-0.22%) ke 5,078.68 dengan jumlah transaksi sebanyak 10.5 juta lot atau setara dengan Rp6.1 triliun.
Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (-0.35%), sektor basic-industries (-0.66%), sektor construction and property (-0.03%), sektor consumer goods (+1.04%), sektor finance (-0.45%), sektor infrastructure (-0.39%), sektor mining (-2.05%), sektor misc-industries (+0.03%), dan sektor trade (-0.02%).
Tercatat sebanyak 123 saham mengalami penguatan, 149 saham mengalami penurunan, 98 saham tidak mengalami perubahan dan 101 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Saham-saham yang menempati top gainers a.l. ICBP (+3.33%), BMTR (+4.72%), GGRM (+1.49%), MNCN (+2.88%), dan INDF (+2.07%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. BYAN (-13.16%), BBCA (-0.91%), PGAS (-1.60%), BMRI (-0.99%), dan INTP (-1.75%).
Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp36 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. BMRI, BBCA, PGAS, SMGR, dan ADRO. Mata uang Rupiah terdepresiasi 9,752 per Dollar AS.
Secara teknikal pelemahan IHSG kemarin masih merupakan konsolidasi dalam range yang sempit. Hal ini terlihat dari Intraday yang sempat menguji level resistance all time high namun akhirnya ditutup melemah. Untuk hari ini diperkirakan IHSG akan bergerak mixed. Dengan support 5,030 dan resistance 5,115. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: GGRM, ICBP, ULTJ.
(ang/ang)











































