Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan di posisi Rp 9.755 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik 10,614 poin (0,20%) ke level 5.225,590. Sedangkan Indeks LQ45 bertambah 2,665 poin (0,30%) ke level 886,799.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham yang sudah naik tinggi mulai terkena koreksi. Tapi aksi beli masih banyak terjadi di lantai bursa membuat indeks bertahan di zona hijau.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG melaju 21,690 poin (0,42%) ke level 5.236,666. Sementara Indeks LQ45 menanjak 5,247 poin (0,59%) ke level 889,381.
Kemarin, IHSG melesat 69 poin sehingga mencetak rekor tertinggi sepanjang masa. Penguatan kali ini didorong positifnya bursa global dan regional.
Semalam, indeks di pasar saham Wall Street sempat mencetak rekor intraday tertinggi sebelum akhirnya ditutup datar. Koreksi ini wajar terjadi setelah Dow Jones dan S&P berkali-kali mencetak rekor.
Pagi hari ini bursa-bursa regional bergerak mixed cenderung melemah. Hanya bursa saham Jelang yang bisa naik tipis menemani IHSG di zona hijau.
Berikut situasi di bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
Indeks Komposit Shanghai melemah 4,64 poin (0,20%) ke level 2.295,34.
Indeks Hang Seng turun 69,79 poin (0,30%) ke level 23.423,24.
Indeks Nikkei 225 naik tipis 4,73 poin (0,03%) ke level 15.365,54.
Indeks Straits Times berkurang 10,05 poin (0,29%) ke level 3.444,18.
(ang/dru)











































