Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup stagnan di posisi Rp 9.755 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka menguat 12,531 poin (0,24%) ke level 5.227,507 langsung menembus kembali rekor intradat tertingginya sepanjang masa. Aksi beli masih marak terjadi meski posisi indeks sudah cukup tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rekor intraday tertinggi IHSG terpecahkan kembali hari ini. Level intraday tertinggi sebelumnya ada di level 5.243,507 pada perdagangan kemarin.
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG melemah 29,147 poin (0,56%) ke level 5.185,829 setelah sempat menembus rekor intraday tertinggi sepanjang sejarah. Koreksi yang terjadi berbarengan dengan jatuhnya bursa-bursa di Asia.
Saham-saham yang sudah naik tinggi mulai terpangkas gara-gara aksi ambil untung. Koreksi ini menyeret indeks langsung jatuh ke posisi terendahnya hari ini di 5.161,994.
Mengakhiri perdagangan, Selasa (21/5/2013), IHSG ditutup jatuh 26,217 poin (0,50%) ke level 5.188,759. Sementara Indeks LQ45 ditutup terkoreksi 5,149 poin (0,58%) ke level 878,985.
Hanya satu dari sembilan sektor di lantai bursa yang bisa menguat, yaitu agrikultur. Sektor-sektor lainnya melemah dengan koreksi yang cukup dalam, dipimpin sektor konsumer.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 153.453 kali pada volume 7,378 miliar lembar saham senilai Rp 7,221 triliun. Sebanyak 95 saham naik, sisanya 157 saham turun, dan 124 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia langsung jatuh ke zona merah menyusul pernyataan Gubernur The Federal Reserve Ben Bernanke soal prediksi ekonomi AS. Tak satu pun bursa regional yang bisa menguat.
Komentar Gubernur The Federal Reserve Ben Bernanke soal prediksi ekonomi AS memicu aksi jual di bursa-bursa regional sehingga beberapa bursa saham jatuh ke zona merah. Bursa saham China dan Jepang berhasil ditutup positif.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik 5,13 poin (0,22%) ke level 2.305,11. Â
- Indeks Hang Seng melemah 126,66 poin (0,54%) ke level 23.366,37. Â
- Indeks Nikkei 225 menguat 20,21 poin (0,13%) ke level 15.381,02. Â
- Indeks Straits Times turun 10,40 poin (0,30%) ke level 3.443,83. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Multi Bintang (MLBI) naik Rp 20.000 ke Rp 1,5 juta, Dian Swastatika (DSSA) naik Rp 500 ke Rp 16.000, Asuransi Bina Dana (ABDA) naik Rp 400 ke Rp 3.600, dan United Tractor (UNTR) naik Rp 300 ke Rp 17.250.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gowa Makassar (GMTD) turun Rp 1.850 ke Rp 7.450, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.350 ke Rp 56.300, Unilever (UNVR) turun Rp 600 ke Rp 30.950, dan Bukit Asam (PTBA) turun Rp 550 ke Rp 15.000.
(ang/dnl)











































