Rekor intraday tertinggi IHSG terpecahkan kembali kemarin. Indeks sempat melesat ke posisi tertingginya sepanjang masa di level 5.251,296.
Mengakhiri perdagangan, Selasa (21/5/2013), IHSG ditutup jatuh 26,217 poin (0,50%) ke level 5.188,759. Sementara Indeks LQ45 ditutup terkoreksi 5,149 poin (0,58%) ke level 878,985.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones bertambah 52,30 poin (0,34%) ke level 15.387,58. Indeks Standard & Poor's 500 naik 2,87 poin (0,17%) ke level 1.669,16. Indeks Komposit Nasdaq 5,69 poin (0,16%) ke level 3.502,12.
Indeks Dow Jones sempat menanjak ke posisi intraday tertingginya sepanjang masa di level 15.434,50, sementara Indeks S&P 500 di level 1.674,93.
Hari ini, IHSG diprediksi rebound didorong sentimen positif dari pasar global. Bursa-bursa di Asia sudah menguat lebih dulu pagi ini.
Pergerakan bursa-bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 menguat 152,64 poin (0,99%) ke level 15.533,66. Â
- Indeks KOSPI naik 6,70 poin (0,34%) ke level 1.987,79. Â
Rekomendasi saham untuk perdagangan hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG diterpa aksi ambil untung pada perdagangan kemarin setelah pada awal pekan diluar dugaan sempat menguat menembus level 5.200. Aksi ambil untung yang dilakukan investor memang terbilang wajar mengingat kenaikan indeks sudah cukup tinggi. Aksi profit taking melanda hampir semua sektor. Dari luar negeri, investor juga masih menanti rilis data ekonomi AS serta hasil meeting FOMC. Hari ini kami proyeksikan IHSG akan bergerak konsolidasi dulu dengan kisaran support-resistance 5.165-5.200.
eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup turun -26.22 poin (-0.50%) ke 5,188.76 dengan jumlah transaksi sebanyak 14.8 juta lot atau setara dengan Rp7.2 triliun.
Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (+0.44%), sektor basic-industries (-0.30%), sektor construction and property (-0.33%), sektor consumer goods (-1.69%), sektor finance (+0.01%), sektor infrastructure (-0.79%), sektor mining (+0.14%), sektor misc-industries (-0.80%), dan sektor trade (-0.31%).
Tercatat sebanyak 95 saham mengalami penguatan, 157 saham mengalami penurunan, 125 saham tidak mengalami perubahan dan 95 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Saham-saham yang menempati top gainers a.l. BBCA (+0.92%), BUMI (+8.57%), UNTR (+1.77%), SMGR (+0.80%), dan BRAU (+12.20%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. UNVR (-1.90%), GGRM (-2.34%), MNCN (-4.90%), PGAS (-1.59%), dan KLBF (-2.59%).
Asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp92 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. BBRI, LPKR, ASII, TRAM, dan UNTR. Mata uang Rupiah terdepresiasi 9,763 per Dollar AS.
Secara teknikal meskipun kemarin IHSG ditutup melemah, pada sesi intraday IHSG sempat menciptakan level all time high yang baru yang juga didukung adanya peningkatan volume. Hal ini mengindikasikan untuk hari ini IHSG masih berpotensi menguat di mana hal ini juga didukung oleh indikator MACD yang menghasilkan sinyal Bullish. Dengan support 5,115 dan resistance 5,300. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: ADHI, LPCK, TBIG.
(ang/ang)











































