Kena Aksi Ambil Untung, IHSG Anjlok 48 Poin

Sesi I

Kena Aksi Ambil Untung, IHSG Anjlok 48 Poin

- detikFinance
Kamis, 23 Mei 2013 11:54 WIB
Kena Aksi Ambil Untung, IHSG Anjlok 48 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 48 poin setelah terkena aksi profit taking. Seluruh sektor saham di lantai bursa memerah.

Mengawali perdagangan, IHSG dibuka melemah tipis 0,956 poin (0,02%) ke level 5.207,043 setelah terkena sentimen negatif dari pasar global. Aksi ambil untung terjadi di saham-saham yang kemarin naik tinggi.

Aksi jual marak terjadi sejak pembukaan perdagangan, seluruh indeks sektoral di lantai bursa kompak melemah. Indeks pun langsung jatuh ke posisi terendahnya di level 5.156,280.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (23/5/2013), IHSG anjlok 48,334 poin (0,93%) ke level 5.159,665. Sementara Indeks LQ45 jatuh 9,311 poin (1,06%) ke level 870,867.

Koreksi yang terjadi di indeks sektoral cukup dalam, rata-rata lebih dari satu persen. Saham-saham unggulan jadi incaran untuk aksi ambil untung, terutama di sektor tambang, konstruksi dan infrastruktur.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 103.916 kali pada volume 3,638 miliar lembar saham senilai Rp 4,342 triliun. Sebanyak 64 saham naik, sisanya 190 saham turun, dan 86 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia masih bergerak mixed hingga siang hari ini. Bursa saham Jepang yang pagi tadi menguat kini jatuh gara-gara aksi ambil untung. Sebaliknya, Bursa China malah naik ke zona hijau.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai naik tipis 1,52 poin (0,07%) ke level 2.303,92.  
  • Indeks Hang Seng anjlok 381,34 poin (1,64%) ke level 22.879,74.  
  • Indeks Nikkei 225 jatuh 392,27 poin (2,51%) ke level 15.234,99.  
  • Indeks Straits Times berkurang 17,26 poin (0,50%) ke level 3.437,11.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Taisho (SQBI) naik Rp 21.500 ke Rp 260.000, Gowa Makassar (GMTD) naik Rp 1.500 ke Rp 10.400, Global Teleshop (GLOB) naik Rp 410 ke Rp 2.150, dan Trikomsel (TRIO) naik Rp 275 ke Rp 2.075.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 1.000 ke Rp 87.000, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 900 ke Rp 32.050, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 850 ke Rp 54.400, dan Inovisi (INVS) turun Rp 800 ke Rp 6.200.

(ang/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads