Menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (24/5/2013), IHSG naik 33,690 poin (0,66%) ke level 5.155,093. Sementara Indeks LQ45 menguat 4,766 poin (0,55%) ke level 869,639.
Sementara, pasar saham Wall Street berakhir datar. Investor masih berhati-hati pasca anjloknya bursa Jepang Kamis lalu sebanyak 7,3%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini, IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Investor akan lakukan aksi tunggu terkait kenaikan harga BBM subsidi di awal bulan depan.
Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 anjlok 473,15 poin (3,24%) ke level 14.139,30. Β
- Indeks KOSPI naik 3,99 poin (0,20%) ke level 1.977,44. Β
Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG pada perdagangan terakhir pekan lalu ditutup menguat setelah mengalami penurunan tajam sehari sebelumnya. Kenaikan IHSG ini didorong oleh reboundnya bursa regional. Bagusnya data pengangguran dan penjualan rumah baru di AS menjadi katalis positif bagi bursa regional. Di sisi lain kami melihat pasar masih dibayangi beberapa isu antara lain kekhawatiran akan pemotongan program stimulus di AS. Dari Jepang, kabarnya BoJ juga akan melakukan hal yang sama. Hari ini kami proyeksikan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Kami melihat kecenderungan pemodal melakukan aksi tunggu menjelang pengumuman kebijakan BBM pada awal bulan. Volatilitas yang tinggi di pasar beberapa hari terakhir juga merupakan sinyal bagi pemodal untuk waspada. Kisaran support-resistance 5.130-5.170.
eTrading Securities
Pada perdagangan akhir pekan lalu, IHSG ditutup naik +33.69 poin (+0.66%) ke 5,155.09 dengan jumlah transaksi sebanyak 11.9 juta lot atau setara dengan Rp6.3 triliun.
Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (+2.04%), sektor basic-industries (+0.19%), sektor construction and property (+1.54%), sektor consumer goods (+1.33%), sektor finance (-0.27%), sektor infrastructure (+0.67%), sektor mining (-0.57%), sektor misc-industries (+2.00%), dan sektor trade (+1.00%).
Tercatat sebanyak 200 saham mengalami penguatan, 73 saham mengalami penurunan, 90 saham tidak mengalami perubahan dan 109 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Saham-saham yang menempati top gainers a.l. ASII (+2.13%), UNVR (+2.22%), TLKM (+0.82%), CPIN (+1.92%), dan KLBF (+2.07%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. BBNI (-2.86%), GEMS (-16.67%), BMRI (-0.99%), SMGR (-1.62%), dan LPPF (-2.60%).
Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp623 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. SMGR, BBNI, BMRI, BBRI, dan INTP. Mata uang Rupiah terapresiasi 9,774 per Dollar AS.
Secara teknikal penguatan IHSG akhir pekan lalu masih ditutup di bawah 5 day period MA. Hal ini mengindikasikan penutupan IHSG masih berada di bawah rata-rata pergerakan IHSG selama 1 minggu terakhir. Untuk hari ini diperkirakan IHSG masih akan mengalami pelemahan, hal ini terlihat dari indikator Stochastic yang menghasilkan sinyal bearish dan indikator MACD yang berpeluang dead cross. Dengan support 5,050 dan resistance 5,200. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah : LPCK, MAIN, UNVR.
(ang/ang)











































