Perseroan mencatat, per 31 Desember 2012 perseroan telah memiliki 7991 unit mobil. Hingga Juni 2013, perseroan telah memiliki 12.000 unit mobil.
"Target sampai akhir tahun 14-15 ribu unit mobil. Ini untuk bisnis sewa," kata Direktur Utama MPM Tossin Himawan saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (29/5/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kontrak sudah ditandatangani, nilainya Rp 220 miliar," kata dia.
Menurutnya, bisnis penyewaan mobil di Indonesia cukup tinggi. Diharapkan dengan adanya akuisisi tersebut, perseroan bisa meningkatkan angka penjualan dan laba bersih di tahun ini. Namun, pihaknya belum bisa menyebutkan secara pasti berapa besaran angka pertumbuhannya.
Secara rata-rata, kata dia, angka penjualan perseroan bisa tumbuh sebesar di atas 13% per tahunnya dan di atas 20% untuk pertumbuhan laba bersih.
"Secara pasti belum bisa disebutkan. Tapi secara historis dalam 3 tahun terakhir rata-rata naiknya 13% untuk sales dan 30% untuk laba bersih," ujarnya.
Tahun 2012, MPM mencatatkan kenaikan pendapatan bersih 27,49% menjadi Rp 10,7 triliun. Laba bersih di 2012 juga meningkat 70% menjadi Rp 374 miliar.
(ang/ang)










































