"Ibu buat saya merupakan tokoh yang sangat sentral dalam kehidupan saya belajar kedisiplinan dan kerja keras. Dan ibu tanpa doa itu mustahil perusahaan bisa tumbuh hingga 15 tahun," kata Sandiaga yang juga Direktur Utama Saratoga Investama saat Due Diligence Meeting and Public Expose, di Ritz Carlton Hotel, Jakarta, Rabu (29/5/2013).
"Ibu minta listing (catat saham di bursa) secepatnya. Kita harus menyiapkan diri untuk berkompetisi," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saratoga akan melakukan penawaran perdana saham dengan melepas 430,88 juta saham ke publik atau setara 15% dari jumlah seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh dengan nilai nominal Rp 100.
Dalam penawaran perdana saham ini, perseroan juga mengadakan program alokasi saham karyawan dengan mengalokasikan saham sebanyak-banyaknya 21,54 juta saham atau sebesar-besarnya 5% dari jumlah saham yang ditawarkan.
Selain itu, perseroan juga menawarkan program opsi kepemilikan saham kepada manajemen dan karyawan sebanyak-banyaknya 59,06 juta saham.
Dana hasil penawaran perdana saham akan digunakan untuk melunasi utang ke PT Saratoga Sentra Business sekitar US$ 50 juta atau Rp 483,5 miliar. Sisa dana hasil penawaran perdana saham digunakan untuk melunasi utang seiring akuisisi saham MPMX sebesar Rp 359,4 miliar, dan untuk mendanai kegiatan investasi terutama dalam tiga sektor investasi kunci yaitu sumber daya alam, infrastruktur, dan produk jasa layanan konsumen.
Perseroan telah menunjuk penjamin pelaksana emisi efek yaitu PT Deutsche Securities Indonesia, PT Indo Premier Securities, dan PT UBS Securities Indonesia.
(ang/ang)











































