Mengakhiri perdagangan, Rabu (29/5/2013), IHSG ditutup menguat 24,458 poin (0,47%) ke level 5.200,693. Sementara Indeks LQ45 ditutup naik 4,624 poin (0,53%) ke level 876,192.
Saham-saham di Wall Street berakhir melemah di tengah kekhawatiran melambatnya pertumbuhan ekonomi global serta rencana Teh Federal Reserve menghentikan program stimulusnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini, IHSG diperkirakan akan merespons pergerakan bursa global semalam yang melemah. Kekhawatiran melambatnya ekonomi dunia akan mempengaruhi sentimen.
Pergerakan bursa-bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 anjlok 257,16 poin (1,80%) ke level 14.069,30. Â
- Indeks KOSPI naik tipis 0,43 poin (0,02%) ke level 2.001,63. Â
Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG bergerak sangat volatile pada perdagangan kemarin sebelum akhirnya ditutup menguat. Pergerakan IHSG kemarin dipengaruhi oleh sentiment positif dari bursa global yang dipengaruhi data consumer confidence AS yg naik ke level tertinggi semenjak 2008 dan juga harga rumah naik tertinggi dalam 7 tahun. Disisi lain pergerakan indeks juga masih dibayangi oleh ancaman depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dollar. Hari ini kami proyeksikan IHSG masih akan bergerak volatile dengan kecenderungan menguat terbatas. Untuk kondisi saat ini, sebaiknya pemodal melakukan trading jangka pendek pada saham yang memiliki likuiditas tinggi. Kisaran support-resistance 5.170-5.230.
eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup naik +24.46 poin (+0.47%) ke 5,200.69 dengan jumlah transaksi sebanyak 14.7 juta lot atau setara dengan Rp11.2 triliun.
Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (+0.31%), sektor basic-industries (-0.13%), sektor construction and property (+1.62%), sektor consumer goods (+1.34%), sektor finance (+0.12%), sektor infrastructure (+1.87%), sektor mining (-0.51%), sektor misc-industries (-2.15%), dan sektor trade (+0.41%).
Tercatat sebanyak 116 saham mengalami penguatan, 151 saham mengalami penurunan, 91 saham tidak mengalami perubahan dan 115 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Saham-saham yang menempati top gainers a.l. PGAS (+5.93%), GGRM (+3.48%), UNVR (+1.21%), BBNI (+2.97%), dan KLBF (+3.38%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. ASII (-3.36%), NISP (-12.99%), CPIN (-1.96%), ADRO (-3.88%), dan BBRI (-0.54%).
Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp797 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. ASII, MPMX, TLKM, BBRI, dan INTP. Mata uang Rupiah terapresiasi 9,805 per Dollar AS.
Secara teknikal penguatan IHSG kemarin menghasilkan sinyal bullish pada indikator Stochastic. Hari ini diperkirakan IHSG kembali akan menguat untuk menguji level resistance yang juga merupakan level all time high IHSG. Dengan support 5,150 dan resistance 5,250. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: GGRM, MYOR, UNVR.
(ang/ang)











































