Asing Lepas Saham Rp 1,4 Triliun, IHSG Anjlok 71 Poin

Asing Lepas Saham Rp 1,4 Triliun, IHSG Anjlok 71 Poin

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Kamis, 30 Mei 2013 16:10 WIB
Asing Lepas Saham Rp 1,4 Triliun, IHSG Anjlok 71 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 71 poin sejalan dengan maraknya aksi jual. Investor asing paling banyak lepas saham, hingga Rp 1,4 triliun.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.810 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.800 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG anjlok 39,698 poin (0,76%) ke level 5.160,995 setelah terkena sentimen negatif dari pasar global. Investor amankan portofolio dengan melepas saham.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kekhawatiran melambatnya pertumbuhan ekonomi dunia membuat investor memilih keluar sejenak dari lantai bursa sambil mengambil untung. Hampir seluruh sektor industri di pasar modal terkena koreksi.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG amblas 55,096 poin (1,06%) ke level 5.145,597 bersamaan dengan koreksi yang terjadi pasar saham regional. Investor asing paling banyak lepas saham.

Indeks sama sekali tidak menyentuh zona hijau pada perdagangan hari ini gara-gara maraknya aksi ambil untung. Posisi terendah IHSG hari ini ada di level 5.136,153.

Menutup perdagangan, Kamis (29/5/2013), IHSG anjlok 71,046 poin (1,37%) ke level 5.129,647. Sementara Indeks LQ45 jatuh 18,431 poin (2,10%) ke level 857,761.

Tekanan jual datang dari investor asing yang berlomba-lomba melepas saham. Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 1,43 triliun di seluruh pasar.

Saham-saham unggulan jadi target aksi jual, terutama di sektor tambang dan infrastruktur. Hanya sektoe konstruksi yang masih menghijau berkat aksi beli selektif.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 190.759 kali pada volume 6,424 miliar lembar saham senilai Rp 7,454 triliun. Sebanyak 102 saham naik, sisanya 190 saham turun, dan 88 saham stagnan.

Bursa-bursa di regional kompak ditutup di zona merah akibat maraknya aksi jual. Kekhawatiran melambatnya pertumbuhan ekonomi dunia membuat investor domestik lakukan aksi ambil untung.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional hingga sore hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai turun 6,27 poin (0,27%) ke level 2.317,75. Β 
  • Indeks Hang Seng melemah 70,62 poin (0,31%) ke level 22.484,31. Β 
  • Indeks Nikkei 225 terjun 737,43 poin (5,15%) ke level 13.589,03. Β 
  • Indeks Straits Times anjlok 35,87 poin (1,07%) ke level 3.331,60. Β 

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Goodyear (GDYR) naik Rp 1.300 ke Rp 25.500, Danayasa (SCBD) naik Rp 475 ke Rp 2.425, Inti Bangun (IBST) naik Rp 400 ke Rp 5.900, dan Sumber Alfaria (AMRT) naik Rp 350 ke Rp 7.200.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.350 ke Rp 29.650, Unilever (UNVR) turun Rp 1.100 ke Rp 32.350, United Tractor (UNTR) turun Rp 650 ke Rp 16.550, dan Telkom (TLKM) turun Rp 550 ke Rp 11.850.

(ang/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads