IHSG Berpeluang Rebound

Rekomendasi Saham

IHSG Berpeluang Rebound

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Jumat, 31 Mei 2013 08:18 WIB
IHSG Berpeluang Rebound
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin anjlok 71 poin sejalan dengan maraknya aksi jual. Investor asing paling banyak lepas saham, hingga Rp 1,4 triliun.

Menutup perdagangan, Kamis (29/5/2013), IHSG anjlok 71,046 poin (1,37%) ke level 5.129,647. Sementara Indeks LQ45 jatuh 18,431 poin (2,10%) ke level 857,761.

Wall Street berhasil rebound dari perdagangan sebelumnya setelah data-data ekonomi Amerika Serikat (AS) menghapus kekhawatiran akan berakhirnya program stimulus yang dilakukan The Federal Reserve.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 21,73 poin (0,14%) ke level 15.324,53. Indeks Standard & Poor's 500 menguat 6,05 poin (0,37%) ke level 1.654,41. Indeks Komposit Nasdaq bertambah 23,78 poin (0,69%) ke level 3.491,30.

Hari ini, IHSG berpotensi rebound dengan adanya sentimen positif dari pasar global dan regional. Namun investor tetap waspada akan adanya aksi ambil untung.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melonjak 266,27 poin (1,96%) ke level 13.855,30.  
  • Indeks KOSPI naik 8,52 poin (0,43%) ke level 2.008,62.  

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Panin Sekuritas
Aksi jual investor asing terus menekan IHSG pada perdagangan kemarin. Kami melihat adanya potensi penundaan pengumuman kenaikan BBM bersubsidi membawa sentiment negatif bagi indeks. Selain dari dalam negeri, sentimen negatif lain juga dating dari AS seputar wacana pengurangan stimulus. IMF menurunkan target pertumbuhan ekonomi China tahun ini 8% dan 2014 8,2% masing-masing menjadi 7,75%. Hal ini kembali menekan harga komoditas. Keluarnya investor asing dalam beberapa hari terakhir tampaknya juga turut membawa sentimen terhadap melemahnya nilai tukar rupiah. Hari ini kami proyeksikan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. IHSG tampak ditutup diawab moving average 5 harinya. Kisaran support-resistance 5.104-5.155.

eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup turun -71.05 poin (-1.37%) ke 5,129.65 dengan jumlah transaksi sebanyak 12.3 juta lot atau setara dengan Rp7.2 triliun.

Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (-1.47%), sektor basic-industries (-0.57%), sektor construction and property (+0.62%), sektor consumer goods (-1.32%), sektor finance (-1.85%), sektor infrastructure (-2.54%), sektor mining (-2.08%), sektor misc-industries (-1.44%), dan sektor trade (-0.55%).

Tercatat sebanyak 99 saham mengalami penguatan, 193 saham mengalami penurunan, 88 saham tidak mengalami perubahan dan 93 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.l. CPIN (+2.00%), SCBD (+24.36%), ISAT (+5.76%), AMRT (+5.11%), dan GEMS (+7.32%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. TLKM (-4.44%), UNVR (-3.29%), BMRI (-2.94%), ASII (-2.08%), dan PGAS (-4.00%).

Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp1402 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. BMRI, TLKM, BBRI, BBCA, dan ASRI. Mata uang Rupiah terdepresiasi 9,808 per Dollar AS.

Secara teknikal pelemahan IHSG kemarin merupakan konsolidasi. Untuk hari ini diperkirakan IHSG masih akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Di mana hal ini terlihat dari candlestick intraday yang membentuk potensial higher low formation. Dengan support 5,070 dan resistance 5,225. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: ACES, GJTL, TOTL.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads