Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.800 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.810 per dolar AS.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka menguat 12,853 poin (0,35%) ke level 5.142,250 disokong sentimen positif pasar global yang semalam menguat. Investor akumulasi saham yang sudah murah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG turun 18,514 poin (0,36%) ke level 5.111,133 terkena aksi ambil untung setelah pagi tadi sempat menguat sebentar. Saham-saham unggulan jadi target aksi jual.
Seperti perdagangan sebelumnya, aksi jual masih didominasi investor asing. Saham-saham unggulan yang pagi tadi sempat naik langsung terkena aksi ambil untung.
Mengakhiri perdagangan akhir pekan, Jumat (31/5/2013), IHSG ditutup anjlok 61,019 poin (1,19%) ke level 5.068,628. Sementara Indeks LQ45 jatuh 18,293 poin (2,13%) ke level 839,468.
Transaksi investor asing hingga sore hari tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 523,58 miliar di pasar reguler dan negosiasi. Aksi jual membuat tujuh dari sepuluh indeks sektoral di lantai bursa melemah.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 211.048 kali pada volume 8,993 miliar lembar saham senilai Rp 12,924 triliun. Sebanyak 151 saham naik, sisanya 137 saham turun, dan 79 saham stagnan.
Volume dan nilai transaksi di lantai bursa melonjak tinggi berkat beberapa transaksi saham di pasar negosiasi yang dilakukan oleh beberapa broker seperti Credit Suisse Securities (CS), UBS Securities (AK) dan Kim Eng Securities (ZP).
Bursa-bursa di Asia menutup akhir pekan dengan mixed, rata-rata terjebak di zona merah. Hanya bursa saham Jepang yang bertahan di zona hijau hingga penutupan perdagangan.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai melemah 17,15 poin (0,74%) ke level 2.300,59.
- Indeks Hang Seng turun 92,15 poin (0,41%) ke level 22.392,16.
- Indeks Nikkei 225 menanjak 185,51 poin (1,37%) ke level 13.774,54.
- Indeks Straits Times berkurang 14,90 poin (0,45%) ke level 3.321,11.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Astra Agro (AALI) naik Rp 650 ke Rp 19.500, Fastfood (FAST) naik Rp 400 ke Rp 13.400, Pembangunan Jaya (PJAA) naik Rp 350 ke Rp 1.770, dan Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 350 ke Rp 30.000.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Multi Bintang (MLBI) turun Rp 50.000 ke Rp 1,45 juta, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 3.000 ke Rp 53.500, Unilever (UNVR) turun Rp 1.850 ke Rp 30.500, dan Telkom (TLKM) turun Rp 800 ke Rp 11.050.
(ang/dru)











































