Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menanjak 43,221 poin (0,89%) ke level 4.908,545 mengikuti penguatan bursa-bursa di Asia. Sentimen positif dari pasar global memberi dorongan terjadinya aksi beli.
Saham-saham yang akhir pekan lalu sudah terkoreksi tajam mulai diburu kembali. Saham yang harganya sudah murah jadi incaran investor asing dan domestik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, Senin (10/6/2013), IHSG anjlok 76,257 poin (1,57%) ke level 4.789,067. Sementara Indeks LQ45 jatuh 12,326 poin (1,54%) ke level 789,016
Indeks mulai balik arah tak lama setelah pembukaan perdagangan, dipicu tekanan jual dari investor asing. Investor domestik pun langsung ikut-ikutan.
Indeks sektoral yang awalnya kompak menguat di zona hijau kini mulai berjatuhan. Hanya dua yang bertahan positif, sementara delapan lainnya jatuh ke zona merah.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 94.827 kali pada volume 3,050 miliar lembar saham senilai Rp 3,707 triliun. Sebanyak 52 saham naik, sisanya 204 saham turun, dan 79 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia masih kompak bertahan di zona hijau. Sayangnya sentimen positif dari pasar regional ini tidak direspons oleh IHSG.
Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:
- Indeks Hang Seng naik 95,99 poin (0,44%) ke level 21.671,25. Â
- Indeks Nikkei 225 melonjak 487,22 poin (3,78%) ke level 13.364,75. Â
- Indeks Straits Times menanjak 20,01 poin (0,63%) ke level 3.204,73. Â
- Indeks KOSPI menguat 9,23 poin (0,48%) ke level 1.933,08. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Indocement (INTP) naik Rp 300 ke Rp 22.600, Astra Agro (AALI) naik Rp 300 ke Rp 18.850, Lippo Insurance (LPGI) naik Rp 275 ke Rp 3.575, dan Duta Pertiwi (DUTI) naik Rp 225 ke Rp 4.125.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Unilever (UNVR) turun Rp 1.250 ke Rp 27.650, United Tractor (UNTR) turun Rp 1.150 ke Rp 16.350, Indofood CBP (ICBP) turun Rp 700 ke Rp 11.200, dan Apexindo (APEX) turun Rp 700 ke Rp 2.200.
(ang/dru)











































