Kabiro Komunikasi Pemasaran Semen Indonesia M. Helmi mengungkapkan, upaya-upaya merangkul pekerja konstruksi kali ini dilakukan di Kalimantan Selatan setelah Jawa dan Bali.
Di Banjarmasin, Semen Indonesia menggelar Pelatihan Pekerja Kontruksi di SMKN 4 dengan melibatkan 100 pekerja konstruksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara umum, pasar semen di Kalimantan terus mengalami pertumbuhan signifikan. Penjualan semen di Kalimantan pada periode Januari-April 2013 mencapai 1,47 juta ton, tumbuh 11,4% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 1,32 juta ton.
Pertumbuhan penjualan semen di Kalimantan ini tercatat sebagai yang tertinggi ketiga di bawah penjualan semen di area Nusa Tenggara dan area Papua-Maluku yang masing-masing tumbuh 23,1% dan 14%.
"Secara aktif kami akan terus mencari pasar-pasar baru yang potensial, termasuk di Kalimantan. Merangkul pekerja konstruksi menjadi salah satu strategi pemasaran untuk memperkuat pasar Semen Indonesia di Kalimantan," kata Helmi.
Volume penjualan Semen Indonesia sendiri secara nasional pada periode Januari-April 2013 mencapai 7,91 juta ton, tumbuh 19 persen dibanding periode yang sama tahun 2012 sebesar 6,65 juta ton.
"Pertumbuhan penjualan Semen Indonesia tersebut jauh lebih tinggi dibanding rata-rata industri semen secara nasional yang hanya tumbuh 8,6%," kata Helmi.
(gik/ang)











































