Tekanan Jual Masih Tinggi, IHSG Terjun 122 Poin

Sesi I

Tekanan Jual Masih Tinggi, IHSG Terjun 122 Poin

- detikFinance
Selasa, 11 Jun 2013 12:11 WIB
Tekanan Jual Masih Tinggi, IHSG Terjun 122 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok lagi gara-gara tekanan jual yang tinggi dari investor asing, kali ini sampai 122 poin. Seluruh lapisan saham terkena tekanan jual.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka turun tipis 3,164 poin (0,07%) ke level 4.774,201 akibat berlanjutnya aksi jual yang dilakukan investor. Saham-saham yang sudah murah masih terus terkena tekanan jual.

Aksi jual masih didominasi oleh investor asing. Tekanan jual yang begitu hebat membuat indeks anjlok hingga ke titik terendahnya hari ini di 4.625,730.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa (11/6/2013), IHSG terjun 122,617 poin (2,57%) ke level 4.654,748. Sementara Indeks LQ45 anjlok 21,574 poin (2,75%) ke level 764,341.

Investor asing melepas saham atau mencatat penjualan bersih (foreign net sell) hingga lebih dari Rp 3 triliun hingga siang ini. Transaksi jual investor asing menanjak akibat transaksi tutup sendiri saham produsen Sari Roti, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) senilai Rp 2,1 triliun di pasar negosiasi.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 117.521 kali pada volume 3,709 miliar lembar saham senilai Rp 8,463 triliun. Sebanyak 32 saham naik, sisanya 266 saham turun, dan 47 saham stagnan.

Nilai dan volume transaksi juga meningkat dengan adanya transaksi tutup sendiri saham ROTI dan PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) oleh broker Buana Capital (RF) di pasar negosiasi.

Bursa-bursa di Asia masih terjebak di zona merah hingga siang hari ini. Pelaku pasar regional masih menunggu situasi kembali kondusif.

Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:

  • Indeks Hang Seng berkurang 191,40 poin (0,89%) ke level 21.423,69.  
  • Indeks Nikkei 225 melemah 133,31 poin (0,99%) ke level 13.380,89.
  • Indeks Straits Times anjlok 32,01 poin (1,00%) ke level 3.168,50.  
  • Indeks KOSPI turun 13,59 poin (0,70%) ke level 1.919,11.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Nipress (NIPS) naik Rp 450 ke Rp 8,950, (PTSP) naik Rp 425 ke Rp 3.575, (SMDR) naik Rp 175 ke Rp 3.800, dan (ARII) naik Rp 110 ke Rp 1.200.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Mayora (MYOR) turun Rp 1.800 ke Rp 31.800, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 1.700 ke Rp 83.500, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.300 ke Rp 49.900, dan Adira Finance (ADMF) turun Rp 900 ke Rp 8.650.

(ang/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads