Investor Asing Lepas Saham Rp 3,9 Triliun, IHSG Menukik 167 Poin

Investor Asing Lepas Saham Rp 3,9 Triliun, IHSG Menukik 167 Poin

- detikFinance
Selasa, 11 Jun 2013 16:12 WIB
Investor Asing Lepas Saham Rp 3,9 Triliun, IHSG Menukik 167 Poin
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menukik 167 poin menyusul maraknya tekanan jual di seluruh lapisan saham. Investor asing 'melarikan' dana hingga hampir Rp 4 triliun dari lantai bursa.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.820 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.815 per dolar AS.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka turun tipis 3,164 poin (0,07%) ke level 4.774,201 akibat berlanjutnya aksi jual yang dilakukan investor. Saham-saham yang sudah murah masih terus terkena tekanan jual.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi jual masih didominasi oleh investor asing. Tekanan jual yang begitu hebat membuat indeks anjlok hingga ke titik terendahnya hari ini di 4.573,286.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG terjun 122,617 poin (2,57%) ke level 4.654,748 gara-gara tekanan jual yang tinggi dari investor asing. Seluruh lapisan saham terkena tekanan jual.

Seluruh lapisan saham terkena tekanan jual. Tak ada sektor yang bertahan di zona hijau, semuanya kena koreksi dengan rata-rata lebih dari dua persen.

Mengakhiri perdagangan, Selasa (11/6/2013), IHSG menukik 167,417 poin (3,50%) ke level 4.609,948. Sementara Indeks LQ45 amblas 28,639 poin (3,64%) ke level 757,276.

Aksi jual didominasi investor asing. Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 3,97 triliun di seluruh pasar.

Transaksi jual investor asing menanjak akibat transaksi tutup sendiri saham produsen Sari Roti, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) senilai Rp 2,1 triliun di pasar negosiasi.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 213.046 kali pada volume 6,929 miliar lembar saham senilai Rp 13,25 triliun. Sebanyak 44 saham naik, sisanya 288 saham turun, dan 35 saham stagnan.

Nilai dan volume transaksi juga meningkat dengan adanya transaksi tutup sendiri saham ROTI dan PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) oleh broker Buana Capital (RF) di pasar negosiasi.

Bursa-bursa di Asia seluruhnya berakhir di zona merah gara-gara aksi ambil untung. Pasar saham China masih tutup menyambut hari libur nasional, perdagangan baru akan berlanjut Kamis mendatang.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa regional hingga sore hari ini:

  • Indeks Hang Seng anjlok 260,43 poin (1,20%) ke level 21.354,66.  
  • Indeks Nikkei 225 jatuh 196,58 poin (1,45%) ke level 13.317,62.  
  • Indeks Straits Times melemah 31,05 poin (0,97%) ke level 3.169,46.  
  • Indeks KOSPI turun 12,02 poin (0,62%) ke level 1.920,68.  


Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Maskapai Reasuransi (MREI) naik Rp 650 ke Rp 3.500, Nipress (NIPS) naik Rp 450 ke Rp 8,950, Pioneerindo (PTSP) naik Rp 425 ke Rp 3.575, dan Astra Agr0 (AALI) naik Rp 300 ke Rp 19.450.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Mayora (MYOR) turun Rp 2.400 ke Rp 31.200, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 2.300 ke Rp 82.900, Lionmesh (LMSH) turun Rp 2.200 ke Rp 10.200, dan Gudang Garam (GGRM) turun Rp 2.100 ke Rp 49.100.

(/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads