Asing Masih Terus Lepas Saham, IHSG Anjlok 59 Poin

Sesi I

Asing Masih Terus Lepas Saham, IHSG Anjlok 59 Poin

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Rabu, 12 Jun 2013 12:12 WIB
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 59 poin menyusul aksi lepas saham investor asing. Pelemahan indeks berbarengan dengan koreksi pasar-pasar saham di Asia.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG jatuh 44,855 poin (0,97%) ke level 4.556.054 akibat masih maraknya aksi jual. Tak hanya indeks, pelemahan juga terjadi di nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Tekanan jual masih belum hengkang dari lantai bursa. Indeks pun langsung terjerembab hingga posisi terendahnya hari ini di 4.510,980.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu (12/6/2013), IHSG anjlok 59,266 poin (1,29%) ke level 4.550,682. Sementara Indeks LQ45 amblas 10,302 poin (1,36%) ke level 746,974.

Satu sektor industri mulai berhasil menanjak ke zona hijau, yaitu sektor industri dasar. Tapi sembilan sektor lainnya masih melemah, dipimpin sektor finansial gara-gara saham bank kelas berat terkoreksi.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 112.226 kali pada volume 3,004 miliar lembar saham senilai Rp 4,532 triliun. Sebanyak 65 saham naik, sisanya 185 saham turun, dan 69 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia mengalami nasib yang serupa dengan IHSG, terjebak di zona merah. Aksi jual investor asing juga marak terjadi di regional.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 anjlok 153,92 poin (1,16%) ke level 13.163,70.  
  • Indeks Straits Times turun 5,39 poin (0,17%) ke level 3.164,99.  
  • Indeks KOSPI melemah 7,35 poin (0,38%) ke level 1.913,33.  


Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Lion Metal (LION) naik Rp 1.450 ke Rp 13.500, Indocemetn (INTP) naik Rp 650 ke Rp 21.250, Semen Indonesia (SMGR) naik Rp 550 ke Rp 15.850, Indo Kordsa (BRAM) naik Rp 150 ke Rp 2.550.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 1.900 ke Rp 81.000, Mayora (MYOR) turun Rp 1.200 ke Rp 30.000, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 950 ke Rp 25.700, dan Tembaga Mulia (TBMS) turun Rp 700 ke Rp 8.300.

(ang/dru)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads