Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.955 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.820 per dolar AS.
Dolar AS sempat menembus posisi tertingginya hari ini di posisi Rp 10.020 sebelum akhirnya kembali turun secara perlahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tekanan jual masih belum hengkang dari lantai bursa. Indeks pun langsung terjerembab hingga posisi terendahnya hari ini di 4.510,980.
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG anjlok 59,266 poin (1,29%) ke level 4.550,682 menyusul aksi lepas saham investor asing. Pelemahan indeks berbarengan dengan koreksi pasar-pasar saham di Asia.
Setelah IHSG terjerembab ke posisi terendahnya hari ini, aksi beli perlahan-lahan mulai muncul. Posisi IHSG sudah sangat rendah sehingga banyak saham murah yang menggoda untuk dibeli investor.
Menutup perdagangan, Rabu (12/6/2013), IHSG menanjak 87,936 poin (1,91%) ke level 4.697,884. Sementara Indeks LQ45 lompat 20,251 poin (2,67%) ke level 777,527.
Indeks pun berhasil rebound berkat aksi borong saham di saham-saham yang sudah murah. Aksi beli ini didominasi investor domestik. Delapan dari sepuluh sektor industri di lantai bursa pun berhasil naik ke zona hijau.
Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 2,181 triliun di pasar reguler dan negosiasi.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 225.439 kali pada volume 6,485 miliar lembar saham senilai Rp 10,574 triliun. Sebanyak 151 saham naik, sisanya 125 saham turun, dan 74 saham stagnan.
IHSG rebound meninggalkan bursa-bursa regional di zona merah. Sedangkan pasar saham China dan Hong Kong hari ini tidak berdagang menyambut hari libur nasional.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini:
- Indeks Nikkei 225 turun 28,30 poin (0,21%) ke level 13.289,32. Β
- Indeks Straits Times melemah 14,04 poin (0,44%) ke level 3.156,34. Β
- Indeks KOSPI berkurang 10,77 poin (0,56%) ke level 1.909,91. Β
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Unilever (UNVR) naik Rp 2.550 ke Rp 29.450, Astra Agro (AALI) naik Rp 1.500 ke Rp 20.950, Lion Metal (LION) naik Rp 1.450 ke Rp 13.500, dan Semen Indonesia (SMGR) naik Rp 1.250 ke Rp 16.550.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gowa Makassar (GMTD) turun Rp 1.750 ke Rp 7.250, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 950 ke Rp 25.700, Mandom (TCID) turun Rp 900 ke Rp 11.000, dan Mayora (MYOR) turun Rp 800 ke Rp 30.400.
(ang/dru)











































