Masih Jeblok, IHSG Jatuh 79 Poin

Sesi I

Masih Jeblok, IHSG Jatuh 79 Poin

- detikFinance
Kamis, 13 Jun 2013 11:57 WIB
Masih Jeblok, IHSG Jatuh 79 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih terjebak di zona merah gara-gara tekanan jual asing yang cukup tinggi. Indeks anjlok 79 poin siang hari ini.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG terjun 99,843 poin (2,13%) ke level 4.598,041 terseret sentimen negatif dari pasar global dan regional. Aksi jual kembali dilakukan investor asing.

Begitu perdagangan dibuka indeks langsung terjerembab di zona merah, hingga menyentuh posisi terendahnya di level 4.568,117. Tekanan jual masih tinggi dalam beberapa perdagangan terakhir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (13/6/2013), IHSG jatuh 79,898 poin (1,70%) ke level 4.617,986. Sementara Indeks LQ45 anjlok 15,849 poin (2,04%) ke level 761,678.

Tak satupun sektor yang selamat dari gempuran investor asing, seluruh indeks sektoral di lantai bursa kena koreksi. Rata-rata koreksinya lebih dari dua persen.

Pelaku pasar masih menenanti hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) pagi ini yang membahas soal pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan tingkat suku bunga acuan alias BI Rate.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 102.911 kali pada volume 2,594 miliar lembar saham senilai Rp 3,953 triliun. Sebanyak 53 saham naik, sisanya 205 saham turun, dan 57 saham stagnan.

Koreksi yang terjadi di bursa-bursa Asia makin siang makin tinggi. Bursa Jepang memimpin pelemahan dengan koreksi lebih dari empat persen gara-gara yen yang menguat terhadap dolar AS.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai jeblok 68,09 poin (3,08%) ke level 2.142,81.  
  • Indeks Hang Seng anjlok 572,49 poin (2,68%) ke level 20.782,17.  
  • Indeks Nikkei 225 jatuh 624,01 poin (4,70%) ke level 12.665,31.  
  • Indeks Straits Times turun 45,33 poin (1,44%) ke level 3.108,15.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Mayora (MYOR) naik Rp 1.000 ke Rp 31.400, Gowa Makassar (GWTD) naik Rp 750 ke Rp 8.000, Telkom (TLKM) naik Rp 300 ke Rp 10.600, dan Indocement (INTP) naik Rp 300 ke Rp 22.100.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 2.500 ke Rp 80.000, Astra Agro (AALI) turun Rp 1.100 ke Rp 19.850, Unilever (UNVR) turun Rp 1.000 ke Rp 28.450, dan Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.000 ke Rp 47.950.

(ang/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads