Bursa Global Positif, IHSG Ada Peluang Rebound

Rekomendasi Saham

Bursa Global Positif, IHSG Ada Peluang Rebound

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Jumat, 14 Jun 2013 08:25 WIB
Bursa Global Positif, IHSG Ada Peluang Rebound
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin jatuh 90 poin terkena derasnya tekanan jual yang dilakukan investor asing. Tak satu pun indeks sektoral yang berhasil keluar dari zona merah.

Mengakhiri perdagangan, Kamis (13/6/2013), IHSG ditutup amblas 90,221 poin (1,92%) ke level 4.607,663. Sementara Indeks LQ45 ditutup menukik 18,032 poin (2,32%) ke level 759,495.

Semalam, Wall Street berhasil rebound setelah melemah tiga hari berturut-turut. Penguatan kali ini dibantu oleh data ekonomi AS yang melebihi ekspektasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 180,85 poin (1,21%) ke level 15.176,08, Indeks S&P 500 bertambah 23,84 poin (1,48%) ke level 1.636,36 dan Indeks Komposit Nasdaq menguat 44,94 poin (1,32%) ke level 3.445,36.

Hari ini, IHSG punya peluang rebound dibantu oleh penguatan pasar global dan regional. Akan tetapi investor asing diperkirakan belum berhenti melepas saham.

Pergerakan bursa-bursa di regional pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melonjak 256,32 poin (2,06%) ke level 12.701,70. Β 
  • Indeks KOSPI naik 11,50 poin (0,61%) ke level 1.894,23. Β 

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG kemarin kembali ditutup melemah. Kami melihat berlanjutnya aksi jual investor menjadi katalis negatif bagi pergerakan bursa regional. Kekhawatiran akan pengurangan stimulus oleh The Fed, menjadi salah satu alasan untuk menarik investasi di emerging market. Pengumuman kenaikan suku bunga BI Rate kemarin juga tidak direspon positif oleh pasar, meski diantisipasikan akan membantu rupiah keluar dari tekanan dollar. Investor lebih khawatir akan dampak kenaikan bunga terhadap saham sensitif bunga seperti sektor property yang sebelumnya sejak tahun lalu menjadi salah satu sektor yang outperform indeks. Hari ini kami proyeksikan IHSG masih akan berada dalam tekanan jual. Seperti yang pernah kami ulas sebelumnya, selama investor asing masih melakukan aksi jual, akan sulit indeks bergerak kembali bullish. Kisaran support-resistance hari ini 4.510-4.650.

eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup turun -90.22 poin (-1.92%) ke 4,607.66 dengan jumlah transaksi sebanyak 13.9 juta lot atau setara dengan Rp10.9 triliun.

Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (-1.34%), sektor basic-industries (-0.90%), sektor construction and property (-2.68%), sektor consumer goods (-2.96%), sektor finance (-1.31%), sektor infrastructure (-1.71%), sektor mining (-0.37%), sektor misc-industries (-2.97%), dan sektor trade (-2.43%).

Tercatat sebanyak 75 saham mengalami penguatan, 200 saham mengalami penurunan, 54 saham tidak mengalami perubahan dan 127 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.l. INTP (+4.59%), BMRI (+1.14%), INVS (+14.29%), SMMA (+4.52%), dan SMGR (+0.91%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. UNVR (-5.60%), ASII (-3.50%), BBRI (-3.27%), PGAS (-4.63%), dan CPIN (-6.88%).

Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp1,226 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. BBRI, LPPF, ASII, PGAS, dan TLKM. Mata uang Rupiah terdepresiasi 9,885 per Dollar AS.

Secara teknikal pelemahan IHSG kemarin menghasilkan higher low intraday dibandingkan perdagangan kemarin. Hari ini diperkirakan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Dengan support 4,500 dan resistance 4,700. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: ACES, BBRI, INTP.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads