Bos BEI: IHSG Menghijau Ditopang Kenaikan BI Rate

Bos BEI: IHSG Menghijau Ditopang Kenaikan BI Rate

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Jumat, 14 Jun 2013 15:22 WIB
Bos BEI: IHSG Menghijau Ditopang Kenaikan BI Rate
Jakarta - Aksi Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan atau BI rate sebesar 25 basis poin menjadi 6% membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menghijau setelah belakangan ini terus berada di zona negatif.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menanjak 115,268 poin (2,48%) ke level 4.721,931. Bahkan, pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG juga meroket 138,208 poin (3,00%) ke level 4.745,871.

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Tbk (BEI) Ito Warsito mengatakan, keputusan BI menaikkan suku bunga acuan menjadi sentimen positif pergerakan bursa saham Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Buktinya kebijakan itu bisa mengangkat IHSG pagi ini. Seluruh sektor positif semua, semuanya hijau kan, termasuk sektor properti," kata Ito saat ditemui di kantornya, Gedung BEI, Jakarta, Jumat (14/6/2013).

Merosotnya pergerakan IHSG belakangan ini hingga sampai level 4.600 dinilai Ito lebih dipengaruhi oleh faktor ketidakpastian pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

"Investor sangat menantikan kepastian penyesuaian harga subsidi BBM, jadi pemerintah harus cepat mengambil keputusan ini. Selain itu, juga akibat dari defisit neraca perdagangan Indonesia," kata Ito.

Dia juga mengatakan, melemahnya IHSG juga dibarengi dengan anjloknya bursa regional terutama Thailand dan Filipina yang terperosok jatuh di atas bursa saham Indonesia dengan masing-masing 4,5% dan 4,9%.

"Kalau bursa regional kan lebih dipengaruhi oleh kebijakan The Fed yang menghentikan Quantitative Easing. Pengumuman the fed yang akan menurunkan nilai stimulus QE," terangnya.

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads