Menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (14/6/2013), IHSG melonjak 153,081 poin (3,32%) ke level 4.760,744. Sementara Indeks LQ45 melompat 30,848 poin (4,06%) ke level 790,343.
Sedangkan, saham-saham di bursa Wall Street AS berakhir negatif pada perdagangan di akhir pekan. Kejatuhan saham didorong oleh menurunnya data ekonomi AS, dan juga karena penantian hasil rapat dewan gubernur The Fed pekan depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini, IHSG diprediksi bisa melanjutkan penguatan dengan banyaknya saham-saham yang masih murah. Penguatan ini bisa semakin kencang jika dibantu sentimen dari pasar saham Asia.
Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 18,99 poin (0,15%) ke level 12.705,51. Β
- Indeks KOSPI turun 3,76 poin (0,20%) ke level 1.885,48. Β
Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Trust Securities
Membaiknya bursa saham AS jelang akhir pekan memberikan hawa positif bagi bursa saham Asia, termasukIHSG. Pelaku pasar menyambutnya dengan suka cita karena mengasumsikan imbas positif tersebut akan mengangkat saham-saham di BEI. Setidaknya ini menjadi penyeimbang sentimen negatif dari kenaikan BI rate yang diperkirakan akan memperlambat laju kredit. Benar saja, pelaku pasar akhirnya banyak kembali mengakumulasi saham-saham yang sudah rendah harganya. Di sisi lain, harapan kami agar asing bisa mengurangi tekanan jual agar IHSG tidak semakin terpuruk juga terwujud. Selain itu, positifnya bursa saham Eropa makin menambah menghijaunya IHSG. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4777,09 (level tertingginya) jelang preclosing dan menyentuh level 4647,74 (level terendahnya) di awal sesi 1 dan berakhir di level 4760,74. Volume perdagangan dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett sell dengan penurunan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
Pada perdagangan Senin (17/6) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4635-4668 dan resistance 4785-4827. Berpola menyerupai separating lines di atas lower bollinger bands (LBB). MACD mencoba naik dengan histogram negatif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic mencoba untuk upreversal dari area oversold. Akhirnya laju IHSG kembali dapat menabrak target resisten kami (4682-4700) dan bahkan melampauinya. Secara pola teknikal, seharusnya masih dapat melanjutkan kenaikan. Apalagi harga-harga saham juga masih rendah. Tetapi, kita tetap harus waspada dengan berbagai kemungkinan yang akan terjadi yang dapat menghambat terbentuknya pola kenaikan tersebut.
Waterfront Securities Indonesia
Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Jumat 14 Juni 2013 ditutup menguat 3,32% pada level 4760. Sektor keuangan dan properti menyumbangkan penguatan terbesar, sedangkan sektor perkebunan menjadi satu-satunya sektor yang melemah. Investor asing melakukan net sell senilai Rp364,8 miliar. Indeks di bursa Wall Street pada pekan lalu melemah akibat kecemasan The Fed akan segera mengurangi stimulusnya setelah pertemuan pada pekan ini. The Fed dijadwalkan akan melakukan pertemuan pada 18-19 Juni pekan ini dan Bernanke akan berpidato setelah itu. Investor akan mencermati indikasi apakah The Fed akan tetap mempertahankan program pembelian obligasi senilai USD 85 miliar per bulan dan mempertahankan suku bunga tetap pada level terendah. Sentimen negatif juga berasal dari IMF yang menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi AS tahun 2014 menjadi 2,7% dari 3%. Sedangkan Bank of Japan menyatakan tidak perlu adanya stimulus lanjutan saat ini. Data Mich Sentiment bulan Juni lebih rendah d ari bulan sebelumnya dan dari estimasi. Data ekonomi AS yang akan dirilis pada pekan ini diantaranya empire manufacturing, CPI, housing starts, building permits, existing home sales, Philadelphia Fed dan leading indicators. Indeks Harga Saham Gabungan hari ini diperkirakan mixed to up. IHSG bergerak kisaran level 4700 β 4820. Rekomendasi saham: SMGR, PGAS, BBCA, BBRI, BBNI, BBTN, ISAT.
(ang/ang)











































