Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka turun tipis 0,856 poin (0,02%) ke level 4.759,888 di tengah penguatan bursa-bursa regional. Indeks kembali terkena aksi jual membuka awal pekan ini.
Untungnya, aksi beli selektif mulai muncul dan berhasil membalikkan IHSG ke zona hijau. Secara perlahan, indeks mulai menajak positif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akis beli selektif mendorong IHSG hingga ke posisi tertingginya hari ini di level 4.804,503. Invetsor asing masih terus melepas saham, membuat penguatan IHSG sedikit terhambat.
Delapan dari sepuluh sektor industri di lantai bursa berhasil menguat. Hanya dua sektor yang masih melemah terkena tekanan jual, yaitu sektor aneka industri dan agrikultur.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 98.279 kali pada volume 5,209 miliar lembar saham senilai Rp 3,705 triliun. Sebanyak 142 saham naik, sisanya 90 saham turun, dan 87 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia masih kompak bertahan di zona hijau hingga siang hari ini. Penguatan dipimpin bursa saham Jepang dengan lonjakan lebih dari dua persen.
Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik tipis 1,84 poin (0,09%) ke level 2.163,88. Â
- Indeks Hang Seng menanjak 282,03 poin (1,34%) ke level 21.251,17. Â
- Indeks Nikkei 225 melonjak 280,95 poin (2,21%) ke level 12.967,47. Â
- Indeks Straits Times menguat 23,03 poin (0,73%) ke level 3.184,38. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Tembaga Mulia (TBMS) naik Rp 1.200 ke Rp 11.000, United Tractor (UNTR) naik Rp 600 ke Rp 17.500, Lion Metal (LION) naik Rp 500 ke Rp 14.000, dan Tiga Raksa (TGKA) naik Rp 400 ke Rp 2.500.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Inovisi (INVS) turun Rp 600 ke Rp 5.500, Inti Agri (IIKP) turun Rp 390 ke Rp 1.550, Surya Toto (TOTO) turun Rp 350 ke Rp 7.050, dan Astra Agro (AALI) turun Rp 350 ke Rp 19.650.
(ang/dru)











































