"Penyelenggaraan kami tunda untuk sementara waktu karena belum ada izin dari OJK. Harusnya paling lambat pernyataanya jam 06.00 sore ini. Walaupun sebenarnya kami sudah sangat siap tapi ya kami harus mengikuti aturan," kata Direktur Utama Valbury Asia Securities Johanes Soetikno selaku penjamin pelaksana emisi perseroan saat konferensi persnya di Gedung UOB, Jakarta, Selasa (18/6/2013).
Johanes mengungkapkan, pengunduran jadwal oleh OJK tersebut lebih kepada masalah teknis. "Kendala lebih kepada teknis. Antrean banyak sekali di OJK. Semua sangat ketat sekali karena OJK ramai sekali untuk izin efektif," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Senior Advisor Lorena Dwi Rianta Soerbakti mengatakan, nantinya hasil IPO tersebut akan digunakan perseroan untuk melakukan ekspansi melalui penambahan jumlah armada dan planning trayek-trayek baru.
"Hasil IPO sepenuhnya untuk ekspansi untuk penambahan armada dan melakukan planning trayek-trayek baru. Kita akan investasi mayoritas di bidang bus baik peremajaan dan pengembangan rute," kata Dwi.
(dnl/dnl)











































