Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 10.010 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.900 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik 7,486 poin (0,15%) ke level 4.847,938. Sedangkan Indeks LQ45 menguat 1,892 poin (0,24%) ke level 805,769.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi beli selektif kembali terjadi, kebanyakan dilakukan oleh investor domestik. Saham-saham lapis dua yang masih murah jadi incaran.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG melaju 22,159 poin (0,46%) ke level 4.862,611. Sementara Indeks LQ45 menanjak 3,958 poin (0,49%) ke level 807,835.
Kemarin, IHSG melaju 65 poin di tengah situasi pasar saham Asia yang mixed. Investor domestik bersiap menyambut pertemuan The Federal Reserve dengan membeli saham.
Semalam, Wall Street menguat untuk hari keduanya setelah investor optimistis The Federal Reserve belum akan mengubah kebijakan pemberian stimulusnya dalam waktu dekat.
Bursa-bursa di Asia bergerak mixed cenderung melemah pagi hari ini, hanya bursa saham Jepang yang melonjak tinggi. Pelaku pasar regional juga cenderung lakukan aksi tunggu jelang pengumuman The Fed.
Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai melemah 16,49 poin (0,76%) ke level 2.142,80. Â
- Indeks Hang Seng turun 118,15 poin (0,56%) ke level 21.107,73. Â
- Indeks Nikkei 225 melonjak 286,33 poin (2,20%) ke level 13.293,61. Â
- Indeks Straits Times menipis 2,38 poin (0,07%) ke level 3.227,17.











































