"Belum ada dokumentasinya. Belum. Tidak benar, belum ada transaksi," kata Direktur Keuangan PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) Charlie Kasim, selaku induk usaha ANTV ketika dikonfirmasi detikFinance, Rabu (19/6/2013).
"Belum ada transaksi, belum ada dokumen sama sekali. Seharusnya belum ada. Masih gosip. Kalau ada (transaksi) kita mesti melalui RUPS, izin Kominfo, OJK, BEI. Ini positif gosip," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabarnya lagi, penjualan sebagian saham ANTV itu dilakukan demi meningkatkan kinerja Grup Bakrie. Nilai transaksi penjualan saham ini dikabarkan mencapai US$ 500 juta (Rp 4,75 triliun).
"Kinerja kita sudah sehat, revenue sudah di atas 25%," imbuhnya.
Sementara Juru Bicara MNC Group, Arya Mahendra Sinulingga, mengaku sedang dalam rapat sehingga tidak bisa dimintai komentar ketika dikonfirmasi detikFinance.
"Nanti ya, saya lagi meeting. Satu jam lagi deh," ujar Arya.
(ang/ang)











































