Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin berakhir turun 33 poin setelah sempat naik cukup tinggi di awal perdagangan. Aksi ambil untung oleh investor asing membuat indeks tertekan.
Mengakhiri perdagangan, Rabu (19/6/2013), IHSG ditutup melemah 33,796 poin (0,70%) ke level 4.806,656. Sementara Indeks LQ45 ditutup turun 7,985 poin (0,99%) ke level 795,892.
Semalam, Wall Street terkena koreksi yang cukup dalam setelah Gubernur The Federal Reserve Ben Bernanke mengatakan bank sentral itu bisa mulai menghentikan program stimulusnya tahun ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak ke bawah merespons sentimen negatif dari pasar global. Bursa-bursa di Asia sudah lebih dulu terkoreksi pagi ini.
Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melemah 115,73 poin (0,87%) ke level 13.129,49. Β
- Indeks KOSPI anjlok 24,37 poin (1,29%) ke level 1.863,94. Β
Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Panin Sekuritas
Kemarin IHSG ditutup turun signifikan menyusul profit taking yang dilakukan pemodal. Aksi ambil untung ini dilakukan ditengah aksi tunggu hasil sidang FOMC terkait dengan wacana pengurangan stimulus di AS. Selain itu pasar juga masih wait and see atas dampak kenaikan BBM terhadap harga/inflasi, yang akan diberlakukan dalam waktu dekat. Hari ini kami proyeksikan IHSG masih akan bergerak volatile dengan kecenderungan melemah pada kisaran support-resistance 4.770-4.820.
eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup turun -33.80 poin (-0.70%) ke 4,806.66 dengan jumlah transaksi sebanyak 22.4 juta lot atau setara dengan Rp8.4 triliun.
Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (-1.03%), sektor basic-industries (-1.40%), sektor construction and property (-1.62%), sektor consumer goods (-0.46%), sektor finance (-0.72%), sektor infrastructure (-0.21%), sektor mining (-1.25%), sektor misc-industries (-1.49%), dan sektor trade (+0.42%).
Tercatat sebanyak 87 saham mengalami penguatan, 168 saham mengalami penurunan, 92 saham tidak mengalami perubahan dan 129 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Saham-saham yang menempati top gainers a.l. TLKM (+1.38%), EMTK (+8.47%), UNTR (+4.09%), BDMN (+4.55%), dan JSMR (+2.38%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. ASII (-2.14%), PGAS (-3.64%), UNVR (-1.69%), BBRI (-1.84%), dan BBCA (-1.00%).
Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp0,549 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. PGAS, BBRI, BBNI, BBCA, dan LPKR. Mata uang Rupiah terdepresiasi 10,026 per Dollar AS.
Secara teknikal pelemahan IHSG kemarin merupakan koreksi yang wajar, hal ini terlihat candlestick yang masih berada di atas indikator MA 5 mengindikasikan secara tren mingguan IHSG masih menguat. Untuk hari ini diperkirakan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Dengan support 4,700 dan resistance 4,900. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: ICBP, MPMX, SMGR.











































