"Sekarang sudah naik harga-harga, mereka sudah tahu ini harga BBM akan naik, kita proyeksikan inflasi tinggi, jadi perkiraan kenaikan harga sampai 10% sampai akhir tahun," kata Direktur Utama Supra Boga Nugroho Setiadharma usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan public expose perseroan, di Hotel Kempinski Indonesia, Jakarta, Kamis (20/6/2013).
Dia mengatakan, di awal tahun 2013 perseroan sudah menaikkan harga produk-produknya sebesar 8%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Nugroho, keputusan pemerintah menaikkan harga BBM, listrik, dan gas membuat perseroan perlu menyesuaikan harga.
"Tahun ini beratnya UMR naiknya 40%, BBM 15%, gas 15% berat biayanya," kata dia.
(ang/ang)











































