Wall Street Tertekan Sentimen dari China

Wall Street Tertekan Sentimen dari China

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Selasa, 25 Jun 2013 07:36 WIB
Wall Street Tertekan Sentimen dari China
Foto: Reuters
New York - Saham-saham di Wall Street berakhir terkoreksi cukup tajam atas kekhawatiran melambatnya pertumbuhan ekonomi China. Perdagangan bergerak fluktuatif dengan rentang yang cukup lebar.

Banyak saham terkena koreksi di awal perdagangan gara-gara sentimen dari China tersebut, namun menjelang penutupan perdagangan koreksi tersebut bisa berkurang berkat imbal hasil obligasi AS yang mengecil.

Analis Rockwell Global Capital, Peter Cardillo, menyatakan The Federal Reserve diperkirakan tidak akan mencabut kebijakan stimulusnya dalam waktu dekat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Reaksi pasar yang berlebihan terhadap The Fed itu akan segera berakhir," katanya seperti dikutip dari AFP, Selasa (25/6/2013).

Saham-saham industri terkena koreksi cukup dalam, seperti Alcoa (-2,4%) dan Boeing (-2,1%). Begitu juga dengan saham-saham finansial seperti Bank of America (-3,1%) dan JPMorgan Chase (-2,0%).

Saham Apple ikutan anjlok (-2,7%) ke level US$ 402,34 setelah sempat jatuh di bawah US$ 400 gara-gara prediksi produksi ponselnya akan berkurang tahun ini.

Pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat, Indeks Dow Jones jatuh 139,84 poin (0,94%) ke level 14.659,56. Indeks 500 anjlok 19,34 poin (1,21%) ke level 1.573,09, sementara Indeks Komposit Nasdaq berkurang 36,49 poin (1,09%) ke level 3.320,76.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads