Emiten perkebunan kelapa sawit, PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR) sepakat untuk membagikan keuntungan atau dividen kepada para pemegang saham sebesar Rp 1.200 per saham. Besaran dividen itu diambil 53% dari perolehan laba ditahan sebesar Rp 6,4 triliun, yaitu setara Rp 3,3 triliun.
"Para pemegang saham telah menyetujui pembagian dividen final sebesar Rp 1.200 per saham atau sebesar 53% dari saldo laba per 31 Desember 2013," kata Wakil Direktur Utama SMART Budi Wijana usai acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa, di Hotel Le Grandeur, Mangga Dua, Jakarta, Selasa (25/6/2013).
Dia mengatakan, kinerja keuangan perseroan untuk kuartal pertama 2013 dipengaruhi oleh penurunan harga pasar internasional CPO.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Turunnya laba usaha menyebabkan laba bersih perseroan kuartal pertama 2013 terkoreksi menjadi Rp 553 miliar dari sebelumnya yang mencapai Rp 652 miliar.
Penurunan laba juga disebabkan turunnya bea keluar sejalan dengan melemahnya harga pasar internasional CPO dan strategi perseroan untuk memproduksi dan menjual produk dengan nilai tambah yang lebih tinggi.
Jumlah aset produsen minyak goreng Firman dan Kunci Mas itu pun ikut mengalami penurunan menjadi Rp 15,7 triliun dari Rp 16,2 triliun pada akhir Desember 2012. Hal ini disebabkan oleh menurunnya piutang usaha dan persediaan yang diimbangi oleh peningkatan aset tetap sebagai hasil pabrik industri hilir perseroan.
(ang/ang)











































