Menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (28/6/2013), IHSG melonjak 143,146 poin (3,06%) ke level 4.818,895. Sementara Indeks LQ45 melesat 30,612 poin (3,96%) ke level 803,999.
Sementara, Wall Street AS mengakhiri perdagangan di akhir pekan dengan melemah, setelah naik 3 hari berturut-turut. Saham BlackBerry jatuh dalam setelah produsen telepon selular mencatatkan kerugian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini, IHSG diperkirakan akan terkena aksi ambil untung setelah naik cukup tinggi sepanjang pekan lalu. Sentimen negatif datang dari pasar global dan regional.
Pergerakan bursa-bursa di regional pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 menipis 10,11 poin (0,07%) ke level 13.667,21. Β
- Indeks KOSPI turun 11,13 poin (0,60%) ke level 1.852,19. Β
Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG ditutup menguat pada perdagangan terakhir pekan lalu. Kenaikan IHSG didukung oleh kenaikan yang terjadi pada bursa regional. Kenaikan di bursa regional didukung oleh komentar beberapa petinggi the Fed bahwa stimulus kemungkinan masih akan berlanjut. Consumer spending Amerika bulan Mei naik 0,3% rebound dari penurunan bulan sebelumnya sebesar -0,3%. Sedangkan consumer incomes Mei naik 0,5% lebih baik dari perkiraan. Fed Bank of New York President William C. Dudley mengatakan bahwa program pembelian surat utang oleh the Fed kemungkinan diperpanjang jika kinerja ekonomi meleset dari yang diperkirakan. Ada juga petinggi the Fed lainnya, Fed Governor Jerome Powell mengatakan bahwa pengurangan stimulus sangat tergantung dgn perkembangan ekonomi jadi pengurangan stimulus ini tidak ditentukan oleh kalender/waktu ttp lebih oleh data ekonomi. Komentar-komentar tersebut keluar setelah pertumbuhan ekonomi AS Q1/2013 direvisi turun dari 2,4% menjadi 1,8%. Selain faktor berita eksternal, pergerakan indeks juga diindikasikan dipengaruhi oleh aksi window dressing semester 1, setelah pekan sebelumnya IHSG bergerak dalam trend negatif. Mengawali pekan ini kami proyeksikan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas ditengah ancaman akan aksi ambil untung. Kisaran support-resistance 4.750-4.890.
eTrading Securities
Pada perdagangan akhir pekan lalu, IHSG ditutup naik +143.15 poin (+3.06%) ke 4,818.90 dengan jumlah transaksi sebanyak 10.3 juta lot atau setara dengan Rp7.8 triliun.
Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (+0.68%), sektor basic-industries (+3.11%), sektor construction and property (+1.19%), sektor consumer goods (+4.40%), sektor finance (+3.22%), sektor infrastructure (+2.86%), sektor mining (+2.94%), sektor misc-industries (+3.62%), dan sektor trade (+2.78%).
Tercatat sebanyak 175 saham mengalami penguatan, 83 saham mengalami penurunan, 92 saham tidak mengalami perubahan dan 130 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Saham-saham yang menempati top gainers a.l. BBCA (+5.82%), ASII (+4.48%), UNVR (+4.59%), TLKM (+4.17%), dan BBRI (+4.73%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. SMCB (-10.91%), INVS (-5.00%), ASRI (-7.41%), MAPI (-7.28%), dan PNBN (-4.05%).
Asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp1,258 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. BBRI, TLKM, ASII, BBCA, dan BMRI. Mata uang Rupiah terdepresiasi 10,004 per Dollar AS.
Secara teknikal kenaikan IHSG akhir pekan lalu menghasilkan sinyal golden cross pada indikator MACD. Untuk hari ini diperkirakan IHSG akan menguat terbatas untuk menguji resistance 61,8% Fibo retracement. Dengan support 4,880 dan resistance 4,720. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: GGRM, ICBP, INTP.
(ang/ang)











































