Minim Sentimen Positif, Pelaku Pasar Wait and See

Rekomendasi Saham

Minim Sentimen Positif, Pelaku Pasar Wait and See

- detikFinance
Rabu, 03 Jul 2013 08:41 WIB
Minim Sentimen Positif, Pelaku Pasar Wait and See
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin berkurang 48 poin terkena aksi ambil untung di tengah perdagangan yang tidak terlalu ramai. Indeks ketinggalan penguatan bursa-bursa Asia.

Menutup perdagangan, Selasa (2/7/2013), IHSG terkoreksi 48,748 poin (1,02%) ke level 4.728,704. Sementara Indeks LQ45 terpangkas 10,579 poin (1,33%) ke level 784,125.

Saham-saham di Wall Street berakhir melemah setelah sempat naik di awal perdagangan. Aksi ambil untung jelang hari kemerdekaan Amerika Serikat (AS) menjegal penguatan indeks.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 42,55 poin (0,28%) ke level 14.932,41. Indeks Standard & Poor's 500 menipis 0,88 poin (0,05%) ke level 1.614,08. Indeks Komposit Nasdaq turun tipis 1,09 poin (0,03%) ke level 3.433,40.

Hari ini, IHSG masih akan bergerak dalam rentang yang tidak terlalu lebar. Minimnya sentimen positif akan membuat pelaku pasar menahan diri dalam bertransaksi.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 turun 56,28 poin (0,40%) ke level 14.042,46.  
  • Indeks KOSPI naik tipis 1,84 poin (0,10%) ke level 1.856,86.  

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Panin Sekuritas
Kemarin IHSG kembali koreksi melanjutkan profit taking yang terjadi sehari sebelumnya. Pelemahan indeks regional dipicu masih oleh kekhawatiran akan rencana pengurangan stimulus di AS serta melambatnya pertumbuhan ekonomi di China. Hari ini kami proyeksikan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah terbatas. Kami melihat indeks masih minim sentimen positif yang dapat mengangkat indeks rally lebih lanjut. Kisaran support-resistance 4.685-4.745.

eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup turun -48.75 poin (-1.02%) ke 4,728.70 dengan jumlah transaksi sebanyak 7.8 juta lot atau setara dengan Rp4.5 triliun.

Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (-2.86%), sektor basic-industries (-2.12%), sektor construction and property (-1.57%), sektor consumer goods (+0.72%), sektor finance (-1.50%), sektor infrastructure (-1.07%), sektor mining (-0.95%), sektor misc-industries (-1.92%), dan sektor trade (-0.13%).

Tercatat sebanyak 84 saham mengalami penguatan, 181 saham mengalami penurunan, 73 saham tidak mengalami perubahan dan 142 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.l. TOWR (+14.49%), UNVR (+1.35%), KLBF (+3.60%), SCMA (+3.74%), dan INDF (+2.19%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. BMRI (-3.93%), ASII (-2.19%), PGAS (-4.20%), CPIN (-5.05%), dan INTP (-4.66%).

Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp426 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. BMRI, BBNI, PGAS, INTP, dan ASRI. Mata uang Rupiah terdepresiasi 9,935 per Dollar AS.

Secara teknikal pelemahan IHSG kemarin disertai dengan pelemahan volume. Indikator MA 5 yang melandai juga mengindikasikan pelemahan momentum bullish. Untuk hari ini diperkirakan IHSG masih akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: ADES, MYOR, WIKA.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads