Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.970 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.930 per dolar AS.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka melemah 26,122 poin (0,55%) ke level 4.702,654 bersamaan dengan koreksi bursa-bursa di Asia. Pelaku pasar masih menanti katalis positif yang bisa menggerakan IHSG.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG jatuh 84,167 poin (1,78%) ke level 4.644,537 tekanan jual yang cukup deras. Investor melepas saham akibat kekhawatiran melambatnya pertumbuhan ekonomi China.
Indeks sama sekali tidak menyentuh zona hijau pada perdagangan kali ini. Aksi jual justru semakin marak terjadi di perdagangan sesi sore.
Mengakhiri perdagangan, Rabu (3/7/2013), IHSG ditutup terjun 151,551 poin (3,20%) ke level 4.577,153. Sementara Indeks LQ45 anjlok 28,815 poin (3,67%) ke level 755,310.
Kekhawatiran akan melambatnya ekonomi China yang berujung pada ekonomi dunia membuat pelaku pasar kurang percaya diri berburu saham. Alhasil seluruh indeks sektoral pun makin betah di teritori negatif.
Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 152.244 kali pada volume 3,28 miliar lembar saham senilai Rp 5,423 triliun. Sebanyak 27 saham naik, sisanya 258 saham turun, dan 60 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia menutup perdagangan hari ini dengan kompak melemah di zona merah. Bursa saham Hong Kong jatuh paling dalam sore hari ini.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional hingga sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai melemah 12,29 poin (0,61%) ke level 1.994,27. Â
- Indeks Hang Seng anjlok 511,34 poin (2,48%) ke level 20.147,31. Â
- Indeks Nikkei 225 berkurang 43,18 poin (0,31%) ke level 14.055,56. Â
- Indeks Straits Times jatuh 43,31 poin (1,36%) ke level 3.130,01. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Lion Metal (LION) naik Rp 500 ke Rp 14.500, Indofood (INDF) naik Rp 200 ke Rp 7.200, Tempo Scan (TSPC) naik Rp 75 ke Rp 4.075, dan Trikomsel (TRIO) naik Rp 50 ke Rp 1.550.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Merck (MERK) turun Rp 21.000 ke Rp 189.000, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 2.400 ke Rp 48.550, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 2.000 ke Rp 83.000, dan United Tractor (UNTR) turun Rp 1.800 ke Rp 16.000.
(ang/dru)











































