IHSG Punya Potensi Rebound

Rekomendasi Saham

IHSG Punya Potensi Rebound

- detikFinance
Kamis, 04 Jul 2013 08:32 WIB
IHSG Punya Potensi Rebound
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin terjun bebas 151 poin gara-gara aksi jual yang dilakukan investor asing. Indeks anjlok sangat dalam dan terpaksa jatuh hingga ke level 4.577.

Mengakhiri perdagangan, Rabu (3/7/2013), IHSG ditutup terjun 151,551 poin (3,20%) ke level 4.577,153. Sementara Indeks LQ45 anjlok 28,815 poin (3,67%) ke level 755,310.

Wall Street ditutup positif pada perdagangan yang berjalan singkat menyambut hari libur Kemerdekaan Amerika Serikat (AS). Penguatan kali ini juga didorong oleh data tenaga kerja yang positif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones menguat 56,14 poin (0,38%) ke level 14.988,55. Indeks S&P 500 naik 1,33 poin (0,08%) ke level 1.615,41, sementara Indeks Komposit Nasdaq bertambah 10,27 poin (0,30%) ke level 3.443,67.

Hari ini, IHSG diperkirakan bisa mencetak rebound dengan bantuan dari positifnya bursa Asia dan global. Posisi indeks sudah sangat rendah akibat koreksi kemarin.

Pergerakan bursa-bursa regional pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 naik tipis 7,74 poin (0,06%) ke level 14.063,30. Β 
  • Indeks KOSPI menguat 9,16 poin (0,50%) ke level 1.833,82. Β 

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG kemarin ditutup anjlok signifikan menyusul kekhawatiran akan merambat naiknya inflasi yang akan memicu kenaikan suku bunga BI Rate. Seperti diketahui, beberapa hari terakhir banyak diberitakan masalah kenaikan bahan pangan. Momentum puasa, lebaran, serta tahun ajaran baru pada bulan ini juga merupakan pemicu lonjakan inflasi setiap tahun. Kekhawatiran akan kenaikan bunga ini juga mulai tercermin pada naiknya yield SUN sebesar 5,4bp menjadi 6.498. Level ini merupakan tertinggi sejak 22 September 2011. Untuk hari ini kami proyeksikan IHSG akan bergerak konsolidasi dengan kecenderungan melemah. Meski demikian, kami perkirakan tekanan jual akan mulai berkurang. Kisaran support-resistance hari ini 4.510-4.630.

eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup turun -151.55 poin (-3.20%) ke 4,577.15 dengan jumlah transaksi sebanyak 6.4 juta lot atau setara dengan Rp5.1 triliun.

Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (-3.65%), sektor basic-industries (-3.76%), sektor construction and property (-4.51%), sektor consumer goods (-3.19%), sektor finance (-3.77%), sektor infrastructure (-1.47%), sektor mining (-2.44%), sektor misc-industries (-2.02%), dan sektor trade (-3.92%).

Tercatat sebanyak 27 saham mengalami penguatan, 200 saham mengalami penurunan, 60 saham tidak mengalami perubahan dan 136 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.l. INDF (+2.86%), PGAS (+0.88%), TSPC (+1.88%), TRIO (+3.33%), dan FAST (+0.38%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. UNVR (-5.51%), BBCA (-5.03%), BMRI (-5.26%), BBRI (-4.46%), dan UNTR (-10.11%).

Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp888 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. BMRI, SMGR, CPIN, LPKR, dan ECII. Mata uang Rupiah terdepresiasi 9,977 per Dollar AS.

Secara teknikal pelemahan IHSG kemarin menghasilkan gap down candlestick dengan volume yang menurun. Indikator Slow stochastic menghasilkan sinyal dead cross mengindikasikan hari ini IHSG masih berpotensi terkoreksi. Dengan support 4,480 dan resistance 4,715. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: INTP, LPCK, PGAS.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads