Sudah Jenuh Jual, IHSG Menguat 20 Poin

Sudah Jenuh Jual, IHSG Menguat 20 Poin

- detikFinance
Kamis, 04 Jul 2013 09:06 WIB
Sudah Jenuh Jual, IHSG Menguat 20 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 20 poin berkat aksi borong saham-saham yang sudah murah. Posisi indeks yang sudah jatuh cukup dalam kemarin dimanfaatkan investor untuk aksi beli.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat di posisi Rp 9.935 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.970 per dolar AS.

Pada perdagangan preopening, IHSG naik 20,298 poin (0,44%) ke level 4.597,451. Sedangkan Indeks LQ45 menguat 5,168 poin (0,68%) ke level 760,478.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Membuka perdagangan, Kamis (4/7/2013), IHSG melaju 42,737 poin (0,93%) ke level 4.621,988. Indeks LQ45 bertambah 10,268 poin (1,35%) ke level 765,578.

Seluruh indeks sektoral pun berhasil menghijau berkat aksi beli tersebut. Saham-saham unggulan dan lapis dua jadi incaran investor untuk dikoleksi.

Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG melaju 41,983 poin (0,92%) ke level 4.619,136. Sementara Indeks LQ45 menanjak 9,405 poin (1,25%) ke level 764,715.

Kemarin, IHSG terjun bebas 151 poin gara-gara aksi jual yang dilakukan investor asing. Indeks anjlok sangat dalam dan terpaksa jatuh hingga ke level 4.577.

Semalam, Wall Street ditutup positif pada perdagangan yang berjalan singkat menyambut hari libur Kemerdekaan AS. Penguatan kali ini juga didorong oleh data tenaga kerja yang positif.

Bursa-bursa di Asia kembali bergerak mixed pagi hari ini. Belum ada sentimen positif yang benar-benar bisa meyakinkan para pelaku pasar di Asia untuk semangat berburu saham.

Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:


  • Indeks Komposit Shanghai melemah 16,39 poin (0,82%) ke level 1.977,88.  
  • Indeks Hang Seng melonjak 262,71 poin (1,30%) ke level 20.410,02.  
  • Indeks Nikkei 225 menipis 12,27 poin (0,09%) ke level 14.043,29.  
  • Indeks Straits Times naik 14,32 poin (0,46%) ke level 3.143,81.  
(ang/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads