Membuka perdagangan, IHSG melaju 42,737 poin (0,93%) ke level 4.621,988 berkat aksi borong saham-saham yang sudah murah. Posisi indeks yang sudah jatuh cukup dalam kemarin dimanfaatkan investor untuk aksi beli.
Beberapa indeks sektoral pun berhasil menghijau berkat aksi beli tersebut. Indeks langsung ngebut sampai tiba di posisi tertingginya hari ini di 4.644,827.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham unggulan dan lapis dua jadi incaran investor untuk dikoleksi. Sayangnya, penguatan yang terjadi pagi tadi langsung dimanfaatkan oleh investor asing untuk ambil untung di saham-saham agrikulturt dan konstruksi.
Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi hanya 64.759 kali pada volume 2,167 miliar lembar saham senilai Rp 1,8 triliun. Sebanyak 150 saham naik, sisanya 67 saham turun, dan 86 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia bergerak mixed cenderung menguat hingga siang hari ini. Kerusuhan yang terjadi di Mesir sudah sedikit mereda, membuat investor sedikit lega dalam bertransaksi.
Berikut kondisi bursa-bursa regional hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai menguat 19,22 poin (0,96%) ke level 2.013,49. Â
- Indeks Hang Seng melonjak 353,88 poin (1,76%) ke level 20.501,19. Â
- Indeks Nikkei 225 turun 36,71 poin (0,26%) ke level 14.018,85. Â
- Indeks Straits Times naik 29,94 poin (0,96%) ke level 3.159,43. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya United Tractor (UNTR) naik Rp 1.300 ke Rp 17.300, Unilever (UNVR) naik Rp 800 ke Rp 29.100, Indocement (INTP) naik Rp 500 ke Rp 22.700, dan Gowa Makassar (GMTD) naik Rp 500 ke Rp 7.000.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Supreme Cable (SCCO) turun Rp 500 ke Rp 5.250, Indofood CBP (ICBP) turun Rp 400 ke Rp 11.100, Elang Mahkota (EMTK) turun Rp 200 ke Rp 6.250, dan Astra Agro (AALI) turun Rp 200 ke Rp 17.900.
(ang/dru)











































