Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di Rp 9.935 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.970 per dolar AS.
Membuka perdagangan, IHSG melaju 42,737 poin (0,93%) ke level 4.621,988 berkat aksi borong saham-saham yang sudah murah. Posisi indeks yang sudah jatuh cukup dalam kemarin dimanfaatkan investor untuk aksi beli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi, IHSG menguat 41,914 poin (0,92%) ke level 4.619,067 tengah perdagangan yang sepi. Aksi beli selektif mendorong indeks melaju di zona hijau.
Setelah naik cukup tinggi, indeks langsung terkena aksi ambil untung. Poin yang sudah dicetaknya sejak pagi tadi pun seketika hilang gara-gara profit taking tersebut.
Menutup perdagangan, Kamis (4/7/2013), IHSG naik tipis 4,780 poin (0,10%) ke level 4.581,933. Sementara Indeks LQ45 bertambah 3,020 poin (0,40%) ke level 758,330.
Aksi ambil untung banyak dilakukan investor asing. Transaksi asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih senilai Rp 179 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi hanya120.760 kali pada volume 3,717 miliar lembar saham senilai Rp 3,949 triliun. Sebanyak 123 saham naik, sisanya 125 saham turun, dan 94 saham stagnan.
Bursa-bursa regional menutup perdagangan hari ini dengan mixed cenderung menguat. Kerusuhan yang terjadi di Mesir sudah sedikit mereda, membuat investor sedikit lega dalam bertransaksi.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia hingga sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik 11,83 poin (0,59%) ke level 2.006,10.
- Indeks Hang Seng melonjak 321,36 poin (1,60%) ke level 20.468,67. Â
- Indeks Nikkei 225 melemah 36,63 poin (0,26%) ke level 14.018,93. Â
- Indeks Straits Times menguat 19,15 poin (0,61%) ke level 3.148,64. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya United Tractor (UNTR) naik Rp 1.500 ke Rp 17.500, Gowa Makassar (GMTD) naik Rp 800 ke Rp 7.300, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 450 ke Rp 49.000, dan Telkom (TLKM) naik Rp 350 ke Rp 10.900.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Astra Agro (AALI) turun Rp 750 ke Rp 17.350, Indofood CBP (ICBP) turun Rp 600 ke Rp 10.900, Semen Indonesia (SMGR) turun Rp 350 ke Rp 15.650, dan Bukit Asam (PTBA) turun Rp 250 ke Rp 12.150.
(ang/dru)











































