Kompak Menguat Bersama Bursa Asia, IHSG Naik 20 Poin

Kompak Menguat Bersama Bursa Asia, IHSG Naik 20 Poin

- detikFinance
Jumat, 05 Jul 2013 16:10 WIB
Kompak Menguat Bersama Bursa Asia, IHSG Naik 20 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 20 poin bersamaan dengan penguatan pasar modal regional. Aksi ambil untung menghambat laju IHSG meski tidak sampai jatuh ke zona merah.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.940 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.935 per dolar AS.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka melompat 52,199 poin (1,14%) ke level 4634,132 didorong sentimen positif dari pasar saham regional. Saham-saham yang valuasinya masih murah kembali jadi incaran investor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi beli langsung marak sejak pembukaan perdagangan. Sayangnya, setelah naik cukup tinggi hingga ke level 4.647,272 indeks langsung kena aksi ambil untung sehingga penguatannya mulai melambat.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik 15,857 poin (0,35%) ke level 4.597,709 meski laju penguatannya terhambat oleh aksi ambil untung. Penguatan saham-saham konsumer berhasil menahan indeks positif.

Untungnya aksi jual yang dilakukan investor tidak membuat indeks terjerembab ke zona merah. Aksi beli investor domestik yang membuat indeks tetap melaju.

Mengakhiri perdagangan akhir pekan, Jumat (5/7/2013), IHSG ditutup naik 20,874 poin (0,46%) ke level 4.602,807. Sementara Indeks LQ45 ditutup menguat 5,951 poin (0,78%) ke level 764,281.

Memasuki perdagangan preclosing, IHSG masih melaju cukup kencang dan tiba-tiba saja setelah pasar ditutup penguatannya berkurang menjadi hanya 20 poin karena aksi ambil untung.

Delapan dan sepuluh indeks sektoral di lantai bursa berhasil menguat. Dua sektor, infrastruktur dan finansial, jatuh ke zona merah gara-gara aksi ambil untung.

Aksi ambil untung ini juga dilakukan oleh investor asing. Transaksi asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 254,96 miliar di seluruh pasar.

Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi hanya 97.317 kali pada volume 2,945 miliar lembar saham senilai Rp 3,537 triliun. Sebanyak 101 saham naik, sisanya 129 saham turun, dan 104 saham stagnan.

Liburnya bursa saham AS membuat perdagangan sepi sentimen, tapi investor mendapat sedikit semangat dari positifnya bursa Eropa semalam. Bursa-bursa regional kompak menutup perdagangan akhir pekan dengan positif di zona hijau.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional hingga sore hari ini:


  • Indeks Komposit Shanghai naik tipis 1,10 poin (0,05%) ke level 2.007,20.  
  • Indeks Hang Seng melonjak 386,00 poin (1,89%) ke level 20.854,67.  
  • Indeks Nikkei 225 melesat 291,04 poin (2,08%) ke level 14.309,97.  
  • Indeks Straits Times menguat 25,74 poin (0,82%) ke level 3.172,86.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Unilever (UNVR) naik Rp 1.100 ke Rp 29.300, Astra Agro (AALI) naik Rp 650 ke Rp 18.000, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 400 ke Rp 12.550, dan Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 300 ke Rp 28.000.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Merck (MERK) turun Rp 37.500 ke Rp 151.500, Delta Jakarta (DLTA) turun Rp 5.000 ke Rp 345.000, Mayora (MYOR) turun Rp 400 ke Rp 30.200, dan Gowa Makassar (GMTD) turun Rp 300 ke Rp 7.000.


(ang/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads