Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 10.015 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.940 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG melemah 24,089 poin (0,52%) ke level 4.578,718. Sedangkan Indeks LQ45 berkurang 6,146 poin (0,80%) ke level 758,135.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seluruh indeks sektoral di lantai bursa pun langsung kompak terkena koreksi. Koreksi yang terjadi cukup dalam, rata-rata lebih dari satu persen.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG terkoreksi 59,802 poin (1,30%) ke level 4.543,893. Sementara Indeks LQ45 anjlok 13,987 poin (1,83%) ke level 750,294.
Akhir pekan lalu, IHSG naik 20 poin bersamaan dengan penguatan pasar modal regional. Aksi ambil untung menghambat laju IHSG meski tidak sampai jatuh ke zona merah.
Sedangkan saham-saham di Wall Street melaju kencang didorong oleh positifnya data tenaga kerja AS di bulan Juni. Indeks acuan di bursa Paman Sam rata-rata naik lebih dari satu persen.
Bursa-bursa di Asia bergerak mixed cenderung melemah membuka awal pekan ini. Kekhawatiran akan data ekonomi China bulan Juni yang akan dirilis pekan ini membuat pelaku pasar langsung melepas saham.
Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai anjlok 36,52 poin (1,82%) ke level 1.970,67. Â
- Indeks Hang Seng ambruk 536,26 poin (2,57%) ke level 20.318,41. Â
- Indeks Nikkei 225 naik 86,59 poin (0,61%) ke level 14.396,56. Â
- Indeks Straits Times turun 28,90 poin (0,91%) ke level 3.140,83. Â











































