Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah ke Rp 9.985 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.965 per dolar AS.
Pada perdagangan propening, IHSG naik 25,525 poin (0,57%) ke level 4.504,169. Sedangkan Indeks LQ45 menguat 6,518 poin (0,87%) ke level 751,523.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sambil menunggu pengumuman BI Rate oleh Bank Indonesia, investor mengoleksi saham-saham yang valuasinya masih murah. Aksi beli ini mendorong seluruh indeks sektoral menguat di zona hijau.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG melaju 60,547 poin (1,35%) ke level 4.539,191. Sementara Indeks LQ45 bertambah 12,512 poin (1,68%) ke level 757,517.
Kemarin IHSG melonjak 74 poin berkat aksi beli yang dilakukan investor domestik. Posisi indeks yang sudah anjlok kemarin dimanfaatkan untuk perburuan saham murah.
Wall Street berakhir mixed setelah pengumuman The Federal Reserve soal program stimulus. Program pembelian obligasi senilai US$ 85 miliar per bulan itu masih dijalankan, namun kemungkinan bisa berakhir awal tahun depan.
Bursa-bursa di Asia bergerak mixed cenderung menguat pagi hari ini. Hanya bursa saham Jepang yang terkena koreksi gara-gara menguatnya nilai tukar yen terhadap dolar AS.
Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik 4,37 poin (0,22%) ke level 2.012,49. Â
- Indeks Hang Seng melonjak 289,94 poin (1,39%) ke level 21.194,50. Â
- Indeks Nikkei 225 turun 19,45 poin (0,13%) ke level 14.397,15. Â
- Indeks Straits Times menguat 32,80 poin (1,03%) ke level 3.220,84.











































