Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan di posisi Rp 9.965 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik 10,260 poin (0,22%) ke level 4.614,482. Sedangkan Indeks LQ45 menguat 2,620 poin (0,34%) ke level 774,069.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi beli belum seramai perdagangan sebelumnya, namun sudah cukup mendorong indeks sektoral ke zona hijau, kecuali indeks konsumer dan agrikultur yang melemah.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG melaju 27,627 poin (0,60%) ke level 4.631,849. Sementara Indeks LQ45 menguat 5,429 poin (0,70%) ke level 776,855.
Kemarin IHSG berhasil menanjak kembali ke level 4.600 setelah melompat 125 poin. Penguatan saham-saham bank kelas berat punya peran besar dalam lonjakan indeks kali ini.
Indeks S&P 500 dan Dow Jones di bursa saham Wall Street mencetak rekor tertinggi sepanjang masa. Dua indeks tersebut melonjak setelah The Federal Reseve berencana mempertahankan kebijakan stimulusnya.
Bursa-bursa di Asia pagi ini rata-rata dibuka di zona merah terkena aksi ambil untung setelah kemarin melesat tinggi. Hanya bursa saham Jepang yang masih bisa menguat.
Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai menipis 1,63 poin (0,08%) ke level 2.071,36. Â
- Indeks Hang Seng turun 44,49 poin (0,21%) ke level 21.393,00. Â
- Indeks Nikkei 225 naik 86,70 poin (0,60%) ke level 14.559,28. Â
- Indeks Straits Times melemah 3,84 poin (0,12%) ke level 3.245,08.











































