Harga Minyak Terus Naik, IHSG Turun 4,139 Poin
Senin, 25 Okt 2004 16:53 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (25/10/2004) turun 4,139 poin pada level 846,635. Penurunan indeks karena investor semakin cemas terhadap naiknya harga minyak dunia, selain minimnya sentimen positif dari dalam negeri.Indeks LQ 45 turun 1,082 poin pada level 183,746, JII turun 1,077 poin pada level 138,731, MDX turun 0,782 poin pada lebel 221,997 dan DBX turun 1,363 poin pada level 202,267.Perdagangan di pasar reguler mencatat transaksi sebanyak 9.947 kali pada volume 2.022.987 lot saham senilai Rp 515,596 miliar. Sebanyak 34 saham naik, 82 saham turun dan 262 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top looser di antaranya, Berlian Laju Tanker (BLTA) turun Rp 100 menjadi Rp 1.275, Medco (MEDC) turun Rp 50 menjadi Rp 1.825, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 50 menjadi Rp 12.500, Indocement (INTP) turun Rp 50 menjadi Rp 1.925, Telkom (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 4.300.Sedangkan saham yang mencetak kenaikan harga di top gainer adalah Indosat (ISAT) naik Rp 25, menjadi Rp 4.500, BCA (BBCA) naik Rp 25 menjadi Rp 2.275, Ciputra Surya (CTRS) naik Rp 25, menjadi Rp 1.200, Bakrie & Brothers (BNBR) naik Rp 5 menjadi Rp 40, Bank Panin (PNBN) naik Rp 5 menjadi 360.Menguatnya harga minyak dunia yang kini di atas US $ 55 per barel membuat investor cemas. Mereka merealisasikannya dengan cara menjual saham-saham yang dimilikinya. Kenaikan harga minyak itu dikhawatirkan akan terus terjadi dan berdampak pada meningkatnya biaya produksi dan turunnya pendapatan bagi emiten-emiten yang banyak menggunakan minyak.Selain itu juga melemahnya bursa regional, terutama indeks Nikkei akibat gempa bumi di Jepang, turut memberikan sentimen yang negatif. Sedangkan di dalam negeri, minimnya sentimen positif membuat investor lebih memilih berhati-hati.
(djo/)











































