Dolar Sentuh Rp 10.000, Kemenkeu: Itu Bukan Angka Keramat

Dolar Sentuh Rp 10.000, Kemenkeu: Itu Bukan Angka Keramat

- detikFinance
Senin, 15 Jul 2013 14:19 WIB
Dolar Sentuh Rp 10.000, Kemenkeu: Itu Bukan Angka Keramat
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan pergerakan nilai tukar dolar yang terus menguat terhadap rupiah tidak harus selalu ditahan.

Plt Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Bambang Brodjonegoro menilai kondisi tersebut sudah tidak bisa terelakkan. Namun, Ia menekankan, angka 1 US$ = Rp 10.000 bukanlah angka keramat.

"Ya memang kondisinya seperti itu. Artinya angka Rp 10.000 itu bukan angka keramat," kata Bambang kepada wartawan di Gedung Djuanda Kemenkeu, Jakarta, Senin (15/7/2013)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Faktor penyebabnya, menurut Bambang masih pada persoalan ekonomi global. Kemudian tantangan inflasi pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BMM).

"Ya kondisi ekonomi global dan di kita sendiri musti berjuang menghadapi inflasi," sebutnya.

Bank Indonesia (BI) akhirnya membiarkan dolar bergerak liar di atas Rp 10.000. Untuk pertama kalinya, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI tembus level Rp 10.024 per dolar AS.

Data Reuters, sampai dengan pukul 14.00 WIB siang ini (15/7/2013) terlihat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada di posisi Rp 10.015. Dolar sempat tembus level tertingginya di Rp 10.030.

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads