"Makanya dolar tembus Rp 10.000. Jadi memang ini situasi turbulence (guncangan) yang global. Karena pertumbuhan ekonomi AS membaik," kata Economist dari Standard Chartered Bank Fauzi Ichsan saat ditemui di Kantor Wapres, Jumat (19/7/2013).
Karena membaiknya perekonomian AS, Fauzi melanjutkan akan ada kekhawatiran bank sentral AS akan menaikkan suku bunganya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bank Indonesia (BI) sendiri hari ini mematok nilai tukar rupiah berdasarkan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) di level Rp 10.070 per dolar AS. Berdasarkan data Reuters, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sempat mencapai level tertingginya di Rp 10.167 dan kemudian kembali di level Rp 10.085 per dolar AS.
(dru/dnl)











































